Bertransformasi, Polbangtan Kementan Ciptakan Profil Alumni Berdaya Saing

Bertransformasi, Polbangtan Kementan Ciptakan Profil Alumni Berdaya Saing

Polbangtan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Untuk memaksimalkan hasil rumusan FGD,yang mengacu pada kebutuhan DuDiKa, Polbangtan Gowa menghadirkan peserta dan narasumber dari berbagai kalangan, baik akademisi dan praktisi, Dudi dan asosiasi, maupun pejabat pusat dan daerah.

Sebagaimana diketahui, saat ini Polbangtan Gowa memiliki dua jurusan; pertama pertanian dan kedua peternakan. Jurusan pertanian memiliki dua prodi yaitu D4 penyuluhan pertanian berkelanjutan dan D3 budidaya tanaman hortikultura. Adapun jurusan peternakan juga memiliki dua prodi yaitu D4 penyuluhan peternakan dan kesejahteraan hewan serta D3 budidaya ternak.

Pada saat FGD terungkap pula bahwa dua prodi yaitu D3 budidaya tanaman hortikultura dan D3 budidaya ternak akan bertransformasi menjadi program D4. Transformasi program tersebut sekaligus memungkinkan akan adanya pergantian prodi budidaya dengan nama baru, disesuaikan dengan kekhasan dan lebih spesifik serta berbeda dengan perguruan tinggi yang lain.

Prof Nasaruddin, Dosen Universitas Hasanudin (Unhas) yang juga praktisi pendidikan saat menanggapi tiga usulan prodi baru mengatakan bahwa Prodi yang diusulkan harus mengacu pada visi misi Polbangtan Gowa, demikian juga kekhasannya.

Selanjutnya, Elkawakib yang juga praktisi dari Unhas menganjurkan untuk segera menyiapkan segala persyaratan pembukaan prodi baru baik administrative maupun substantif. Kemudian dalam paparannya, Elkawakib banyak menjelaskan tentang bagaimana proses awal hingga akhir pengusulan prodi baru mulai dari dasar hukum, persyaratan dan prosedur, mekanisme, evaluasi kelayakan prodi dan berbagai aspek legalitas instrumen akreditasi prodi.

Salah satu undangan yang nampak hadir ada Dr. Syahrir Akil Direktur Utama PT. BSB. Dalam masukannya ia berujar bahwa profil lulusan Polbangtan harus menjadi tenaga yang siap kerja, bukan tenaga siap latih. Menurutnya, dunia industri sangat membutuhkan tenaga terlatih yang menguasai teknologi industri pakan, feedmill dan pasca panen.

Diakhir Urfiana, Kajur Peternakan mengatakan bahwa sebagai tindak lanjut FGD tersebut, Polbangtan Gowa akan menyiapkan dan mematangkan proses pengusulan prodi baru, khususnya pada kurikulum dan profil lulusan yang menyesuaikan dengan kekhasan serta ciri spesifik di Polbangtan Gowa.