Beredar Foto Anggota FUI yang Ludahi Perempuan, Netizen: Segera Ciduk

Beredar Foto Anggota FUI yang Ludahi Perempuan, Netizen: Segera Ciduk

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Sebuah foto yang memperlihatkan wajah seorang anggota Front Umat Islam (FUI) yang disebut sebagai pelaku yang telah meludahi perempuan saat ormas itu membubarkan pertunjukan seni warga, beredar di media sosial.

Foto anggota FUI diduga pelaku yang meludahi perempuan itu diunggah pengguna Twitter AbuNawas911 dan ikut dibagikan Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Dalam narasi unggahannya, netizen itu mengatakan bahwa pria dalam foto tersebut adalah kepala lingkungan yang meludahi seorang ibu-ibu saat FUI membubarkan pertunjukan kuda lumping di Medan.

Ia pun meminta kepada aparat kepolisian agar segera menangkap anggota FUI diduga pelaku yang meludahi perempuan tersebut.

"Pak Pol. Ini lho orangnya!!! Kepling (kepala lingkungan) yang meludahi seorang ibu dalam pembubaran pertujukan kuda lumping di Medan. Monggo segera diciduk," cuit AbuNawas911.

Dalam foto itu, tampak pria tersebut mengenakan seragam FUI berwarna hitam dan topi baret merah.

Diketahui, video yang memperlihatkan aksi ormas Islam FUI membubarkan paksa pertunjukan seni kuda lumping di Medan dan meludahi warga perempuan menuai sorotan publik.

Dilihat dari video tersebut, tampak sekelompok orang yang memakai baret merah dan seragam hitam bertuliskan 'Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan' membubarkan paksa aksi pertunjukan seni yang hendak digelar warga.

Berdasarkan penelusuran, video itu pertama kali dibagikan pengguna media sosial Indonesia Jaman Dahulu. Terlihat peristiwa itu terjadi pada April 2021 lalu.

Dalam video, awalnya terlihat sekelompok anggota ormas Laskar Khusus Umat Islam datang dan membubarkan kerumunan warga.

Terlihat juga warga mengangkat perlengkapan pertunjukan seperti replika kuda yang dipakai untuk tarian. Di lokasi itu, juga tampak beberapa gendang yang disiapkan untuk pertunjukan tari.

"Setan lah yang kalian puja-puja itu, kesyirikan yang disebar ke mana-mana," ucap salah satu laskar ormas Islam itu.

Sekelompok anggota dari ormas tersebut kemudian berteriak dan meminta warga untuk bubar dan berhenti menggelar pertunjukan seni itu.

"Syirik itu, bubar-bubar," teriak laskar ormas Islam tersebut.

Tak berselang lama, sekelompok warga yang dominan perempuan tampak melawan dan beradu argumen.

"Itu cuma untuk hiburan, aku warga sini. Itu pesta, pesta," tegas seorang warga perempuan berbaju hijau.

Mendengar pernyataan wanita itu, salah satu anggota ormas FUI maju dan meludahi perempuan itu.

Sontak, aksi pria laskar ormas Islam tersebut dilawan oleh warga lainnya. Alhasil, kericuhan pun tak terhindarkan.