Soal FUI Ludahi Warga, IPW: Jika Kapolda Tak Bisa Sapu Bersih Sebaiknya Dicopot

Soal FUI Ludahi Warga, IPW: Jika Kapolda Tak Bisa Sapu Bersih Sebaiknya Dicopot

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Ind Police Watch (IPW) meminta Kapolda Sumatera Utara agar menyapu bersih ormas radikal seperti Front Umat Islam (FUI) yang telah membubarkan paksa pertunjukan seni dan meludahi warga.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan apabila Kapolda Sumut tak bisa menindak tegas dengan menyapu bersih ormas radikal seperti FUI maka sebaiknya Kapolda dicopot.

"Jika Kapolda Sumut tidak mampu segera menyapu bersih, Kapolri harus segera menggantinya dengan perwira yang mampu agar ketenangan dan kedamaian masyarakat Sumut terjaga, terutama di bulan Ramadhan," ujar Neta, Kamis 8 April 2021 seperti dikutip dari Hops.id.

Menurutnya, aksi radikal FUI itu berpotensi menimbulkan konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

Adapun sesuai undang-undang, kata Neta, hanya polisi yang berhak membubarkan kegiatan di masyarakat.

"Ormas apapun tidak punya hak sewenang wenang membubarkan acara di masyarakat, apalagi meludahi warga yang hadir di acara tersebut," tuturnya.

Oleh karena itu, IPW meminta kepada Polri untuk segera bertindak cepat dan tegas terhadap FUI agar Bangsa Indonesia tidak menjadi bulan bulanan terorisme dan kelompok radikal.

Apabila Kapolda ragu-ragu menindak tegas ormas radikal, menurut Neta, maka sebaiknya Kapolda mundur dari jabatannya atau dicopot.

"Jika ada Kapolda yang ragu-ragu dan tidak mampu menghadapi manuver para teroris maupun kelompok radikal sebaiknya segera dicopot Kapolri dari jabatannya," ujarnya.