Bawaslu Menyampaikan 6 Program Prioritas Dalam Pemilu 2024

Bawaslu Menyampaikan 6 Program Prioritas Dalam Pemilu 2024

Muhammad Dimas

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Rahmat Bagja selaku Ketua Bawaslu menyampaikan kepada DPR, bahwa ada enam program prioritas yang akan dijalankan dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024.

Hal tersebut diungkapkan Bagja di dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, Kemendagri, KPU, dan DKPP di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, pada hari Rabu 13 April 2022.

"Bawaslu sedang memantapkan beberapa program prioritas," ungkap Rahmat Bagia di dalam rapat tersebut, dikutip dari Kompas.com

Enam program yang sudah dipersiapkan Bagja yakni yang pertama adalah mempersiapkan aplikasi sistem penanganan pelanggaran pemilu dan pelaporan (Sigaplapor).

Program kedua, pengembangan sistem informasi penyelesaian sengketa (SIPS) versi 3.0.

"Termasuk di dalamnya mempersiapkan persidangan online. Alhamdulillah, hal ini sudah dicoba dalam Pilkada 2020," kata Bagja.

Program ketiga yakni pengembangan sistem pengawasan secara elektronik, di antaranya formulir pengawasan (Form-A) dan sistem pengawasan pemilu (Siwaslu).

Program keempat, yakni pengembangan desa antipolitik uang. Lalu program kelima, pemberdayaan kader pengawas partisipatif.

Program keenam, ujar Bagja, penyusunan indeks kerawanan pemilu (IKP).

Selain itu, Bagja juga menyampaikan soal adanya peralihan pimpinan Bawaslu provinsi pada tahun ini untuk periode 2022-2027. Kemudian, peralihan kepemimpinan Bawaslu untuk tingkat kabupaten/kota terjadi pada 2023 untuk masa jabatan 2023-2028.

"Tahun ini diharapkan pengisian Bawaslu provinsi yang kemudian tahun 2023 untuk Bawaslu kabupaten/kota." tutup Bagja.

Keenam program yang sudah digagas oleh Bagja dan tim Bawaslu diharapkan dapat menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.