Astaga, Bikin Malu, Ternyata Kasus Yana Sampai Dikomentari Ridwan Kamil Loh!

Astaga, Bikin Malu, Ternyata Kasus Yana Sampai Dikomentari Ridwan Kamil Loh!

Raja Ade Romania

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau yang biasa disebut Kang Emil buka suara mengomentari kasus Yana Supriatna yang hilang di kawasan Cadas Pangeran.

Belakangan diketahui, bahwa hilangnya Yana hanyalah sandiwara belaka.

Melalui akun Instagram pribadinya, Ridwan Kamil pun menjelaskan hikmah yang dapat diambil dari kasus Yana tersebut.

"Yana dan kita. Yana seorang warga Sumedang yang bikin heboh karena diduga hilang di jurang Cadas Pangeran Sumedang. Yang tertinggal hanyalah motornya di tepi jurang," tulis Ridwan Kamil dalam kalimat pembuka postingannya, Jumat 19 November 2021.

"Setelah 2 hari puluhan tim SAR mencari di lokasi, ternyata si Kang Yana ditemukan baik-baik saja di Majalengka. Alasan Ngeprank: Ada masalah keluarga," sambungnya.

Ada tiga poin hikmah yang disampaikan oleh mantan Wali Kota Bandung itu. Yang pertama, tipe nyusahin, tipe B aja, dan tipe manusia mulia yang selalu bawa manfaat.

"Yana van Cadaspangeran tipe yang pertama," tutur Emil.

Kedua, Emil menghimbau kepada masyarakat apabila ada orang hilang, jangan selalu dihubungkan dengan supranatural. Menurutnya, selalu ada penjelasan ilmiah rasional mengenai hal itu. Kasus Yana membuktikannya.

Ketiga dan terakhir, ia berpesan agar kasus Yana dijadikan pelajaran agar mencintai keluarga.

"Sayangi keluarga dan kurangi drama," tutupnya.

Diketahui, Yana dilaporkan menghilang di sekitar Cadas Pangeran, pada Selasa malam, 16 November 2021.

Alih-alih hilang secara misterius, Pihak kepolisian justru menemukan Yana di daerah Dawuan, Cirebon, pada Kamis 18 November 2021.

Setelah ditemukan, Yana pun langsung dibawa oleh Kepolisian Sumedang untuk diperiksa. Namun, pihak kepolisian belum menemukan alasan pasti terkait sandiwara yang dilakukan Yana.

"Interogasi awal terkait masalah pekerjaan. Namun belum pasti karena keterangannya masih berubah-ubah," ujar Kapolres Sumedang Ajun Komisaris Besar Eko Prasetyo Robbyanto.