Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen FE UNM Berikan Pelatihan Ekonomi Produktif Pada Masyarakat Maros

Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen FE UNM Berikan Pelatihan Ekonomi Produktif Pada Masyarakat Maros

Muh Fahrurozi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id - Dalam rangka mengimplementasikan salah satu poin pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian tersebut dilakukan dalam bentuk pelatihan usaha ekonomi produktif yang ditujukan bagi masyarakat Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, pada Selasa, 17 September 2019. Pelatihan yang dikemas dalam bentuk Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan judul “PKM Pelatihan Usaha Produktif Bagi Masyarakat di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros” tersebut diketuai oleh M. Ikhwan Maulana Haeruddin, dan anggotanya Abdul Hakim. [caption id="attachment_173591" align="aligncenter" width="225"]Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen FE UNM Berikan Pelatihan Ekonomi Produktif Pada Masyarakat Maros Suasana saat pelatihan sedang berlangsung[/caption] Pelatihan tersebut menekankan pada adanya inovasi dan kreasi baru, agar terjadi perubahan pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan barang-barang yang sebelumnya bernilai ekonomi rendah, menjadi barang yang produktif juga bernilai tambah pada pendapatan masyarakat. Salah satu peserta pelatihan, Dg Kanang, ia mengaku bahwa pelatihan yang diberikan sangat membantu dirinya dalam menambah pendapatan keluarganya, dan berharap agar kedepannya terdapat tindak lanjut dari kegiatan tersebut. “Saya harap ke depannya, kami terus diberikan pelatihan seperti ini,” harapnya. Senada dengan hal itu, peserta pelatihan lainya, Sitti yang kesehariannya berprofesi sebagai pemulung, juga mengungkapkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, ia merasa pengetahuannya bertambah terutama dalam menambah nilai ekonomi pada barang-barang yang awalnya hanya ia lihat sebagai limbah rumah tangga, menjadi barang bernilai ekonomis. “Setelah mengikuti pelatihan, pengetahuan saya bertambah mengenai bagaimana cara memanfaatkan barang-barang di rumah yang sebelumnya tidak bernilai apa-apa,” ujarnya.