“Kalau mendapatkan informasi terkait penyalahgunaan obat-obatan, jangan takut melapor kepada guru atau pihak terkait. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakarsa Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Badan POM RI dalam memperkuat sinergi nasional mencegah penyalahgunaan obat-obatan tertentu.
Menurut Yosef, penyalahgunaan obat-obatan tertentu kini menjadi ancaman serius bagi generasi muda karena berdampak pada kesehatan fisik, mental, hingga memicu tindakan kriminal.
“Obat-obatan tertentu yang seharusnya digunakan untuk pengobatan medis justru disalahgunakan untuk kepentingan nonmedis. Ini sangat berbahaya karena dapat merusak kesehatan fisik, mental, bahkan mengganggu masa depan generasi muda,” jelasnya.
BBPOM Makassar bersama aparat penegak hukum juga terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat-obatan ilegal. Sejak 2023 hingga April 2026, tercatat sebanyak 23 kasus peredaran obat-obatan tertentu ilegal berhasil diungkap dengan total barang bukti hampir 200 ribu tablet.
“Kasus terakhir yang kami temukan adalah peredaran 96 ribu tablet triheksifenidil ilegal. Ini menjadi perhatian serius karena obat tersebut sebenarnya diperuntukkan bagi pasien gangguan kejiwaan, namun disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu,” ungkap Yosef.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Makassar bersama BBPOM Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu dapat terus meningkat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman obat ilegal.
Meta Description:
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham meminta pengawasan ketat terhadap peredaran obat ilegal di Makassar dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi mencegah penyalahgunaan obat-obatan tertentu.
SEO Keywords:










