Ustadz Andri Kurniawan: Musuh Umat Islam di Indonesia Bukan Orang Kafir, 'Stigma Radikal dan Teroris' Hanya untuk Muslim

Ustadz Andri Kurniawan: Musuh Umat Islam di Indonesia Bukan Orang Kafir, 'Stigma Radikal dan Teroris' Hanya untuk Muslim

Merry Lestari

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video ceramah Ustadz Andri Kurniawan yang menyebut bahwa musuh umat Islam sebenarnya bukanlah orang kafir, melainkan orang-orang munafik, viral di media sosial.

Video ceramah tersebut diunggah dalam kanal YouTube Redaksi Islam, seperti dilihat Kamis, 31 Maret 2022.

Dalam video tersebut Ustadz Andri Kurniawan menyebut bahwa sesungguhnya stigma ‘radikal dan terorisme yang beredar di Indonesia hanya diperuntukkan bagi umat Islam.

Menurutnya, hal tersebut mengacu sejak Indonesia berpindah kiblat ke Vhina sejak 2014 silam.

Sebagai bentuk timbal balik yang diberikan, China kemudia meminta Indonesia untuk memisahkan agama dari kehidupan bernegara.

“Start 2014, ketika Indonesia berubah kiblat ke China. Apa implikasinya? Otomatis China meminta syarat kepada Indonesia agar agama dipinggirkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Agama di Indonesia menjadi musuh terbesar Pancasila,” ungkap Ustadz Andri Kurniawa.

Sejak saat itulah menurutnya, muncul berbagai stigma negatif yang bertujuan untuk menjatuhkan Islam di Indonesia.

Orang yang taat terhadap ajaran-ajaran Islam yang sesungguhnya disebut radikal bahkan julukan-julukan seperti teroris pun hanya tersemat terhadap umat Islam.

“Separatis OPM sudah melakukan pembantaian terhadap warga sipil di Papua bahkan TNI Polri banyak yang dibunuh. Tidak disebut teroris, karena agamanya Katolik, agamanya Kristiani. Maka disebut KKB bukan disebut teroris,” tutur Ustadz Andri Kurniawa.

“Coba kalo Separatis OPM itu agamanya Islam, pasti akan disebut teroris. Dari stigma radikal dan teroris itu hanya diperuntukkan bagi umat Islam di Indonesia,” sambungnya.

Ia kemudian menjelaskan alasan mengapa para kriminal di persidangan selalu terlihat mengenakan pakai-pakain busana muslim.

“Kenapa di pengadilan kalangan kriminal pasti diberi pakaian baju takwa dengan kopiah, perempuan diberi jilbab, padahal kesehariannya tidak seperti itu.

Bahkan kasus terakhir yang menggegerkan jagat media, pasangan suami istri diputusi hukuman mati dalam persidangan. Keduanya beragama Hindu, namun keduanya disuruh pake busana muslim. Ini granddesain,” tegas Ustadz Andri Kurniawan.

Ia menyebut hal itu merupakan suatu hal yang disengaja untuk menjatuhkan Islam di mata masyarakat.

“Masyarakat di Indonesia di cuci otaknya dengan hal-hal seperti itu untuk menjelekkan Islam. Ada gerakan Islamophobia yang sengaja di Indonesia untuk menjatuhkan Islam,” lanjutnya.

Ustadz Andri Kurniawan juga menyebut bahwa ternyata musuh umat Islam di Indonesia itu bukan orang kafir, tapi musuh umat Islam di Indonesia yang paling berat adalah orang munafik.