Terkini, Jeneponto - Penjabat (Pj) Bupati, Junaedi Bakri bersama Kapolres Jeneponto, AKBP Budi Hidayat menghadiri acara Takziah malam ke-7 almarhum Rusli Bin Hanai yang merupakan korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) Intan Jaya di Paniai, Papua Tengah.
Acara takziah almarhum Rusli Bin Hanai berlangsung di halaman Masjid Alluloe, Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa, 18 Juni 2024.
Hadir, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syamsuddin Karlos, Sekda Arifin Nur, beberapa Kepala OPD Pemkab Jeneponto, Danramil Tamalatea, Camat Bontoramba, beberapa Kepala Desa Bulusibatang, tokoh masyarakat dan ratusan warga Desa Kecamatan Bontoramba.

Takziah diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilanjutkan dengan sepatah kata keluarga almarhum yang disampaikan oleh Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri.
Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri dalam hantaran katanya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kehilangan ini sangat menyakitkan bagi kita semua, terutama bagi keluarga besar almarhum Rusli Bin Hanai, masyarakat Jeneponto Insya mendoakan almarhum, semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," tutur Junaedi Bakri.
Junaedi Bakri pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua jamaah atas kehadirannya dalam acara takziah malam ke-7 almarhum Rusli Bin Hanai.

"Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran serta keikhlasan, Kepada semua keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa mendoakan almarhum, semoga almarhumah diampuni segala dosa dan kekhilafannya serta ditempatkan di surga Allah SWT," kata Junaedi Bakri.
Lebih lanjut, Junaedi Bakri menyampaikan, kehadiran ratusan jamaah diacara takziah malam ke-7 almarhum Rusli Bin Hanai itu sebagai bukti kebersamaan masyarakat Jeneponto untuk berbagi duka.
"Kehadiran kita semua di acara takziah ini karena kebersamaan, semangat ukhuwah dalam berbagi duka, yang tentunya untuk bagaimana keluarga yang ditinggalkan diberikan petunjuk oleh Allah SWT sehingga sabar dan ikhlas menerima cobaan dari Allah SWT," jelas Junaedi Bakri.











