Usai Viral, Telkomsel Tanggapi Protes Pelanggan Soal Ganti Nomor Tanpa Pemberitahuan

Usai Viral, Telkomsel Tanggapi Protes Pelanggan Soal Ganti Nomor Tanpa Pemberitahuan

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Dia pun menjelaskan masalah yang ia alami tersebut dimana hal itu bermula saat dirinya ditawarkan oleh Telkomsel pindah layanan dari nomor telepon reguler ke layanan HALO.

"Pertama gue dari telepon biasa reguler yang bayar bulanan, tiba-tiba ditawarkan untuk jadi Halo, pindah migrasi ke Halo," tuturnya.

Saat pindah ke layanan Halo, kata pria tersebut, tagihan teleponnya mendadak naik setiap bulan.

"Tagihan gue bulan Maret itu masih Rp133.200, tanpa izin, bulan April itu jadi Rp143.225, oke masih gua bayar. Tapi tagihan bulan Mei jadi Rp177.600, ini setiap bulan naik terus," bebernya.

Ketika ia bertanya pada customer service Grapari Telkomsel, dirinya dijelaskan bahwa kenaikan tersebut merupakan migrasi secara otomatis.

Pria itu pun mengaku heran dengan jawaban daro costumer service Telkomsel tersebut. Pasalnya, dirinya sama sekali tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya bahwa nomor handphone miliknya sudah berubah atau migrasi dari nomor reguler ke nomor Halo.

"Otomatis dari mana? Pemberitahuan dari telkomsel aja nggak ada baik sms ataupun telepon ke handphonenya gue itu nggak ada sama sekali. Ini sama aja ngerampok. Bukan soal naik Rp40.000 nggak, tapi ini yang jadi masalah dia nggak ada informasi," kesalnya.

Adapun saat pria itu meminta nomor handphone miliknya dikembalikan ke reguler, pihak Telkomsel memberitahukannya bahwa jika hal itu dilakukan maka nomor telepon sang pelanggan akan mati dan tak bisa lagi digunakan.

"Pada saat gue minta kembaliin ke nomor reguler, dia bilang nggak bisa, kalau balik ke reguler nomor telepon gue itu mati, nomor handphone gue udah nggak bisa gue pakai. Gila kan!" ujarnya.

View this post on Instagram