Trending Tagar 'Pecat Yaqut', Netizen: Yaqut Menteri Gak Ada Gunanya!

Trending Tagar 'Pecat Yaqut', Netizen: Yaqut Menteri Gak Ada Gunanya!

Raja Ade Romania

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Tagar ‘Pecat Yaqut’ trending di sosial media twitter usai penyataan kontroversi yang diucapkannya pada sebuah Webinar Internasional TV NU yang berjudul “Sudut Pandang Politik, Ekonomi, Budaya, dan Revolusi Teknologi”

Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ‘Kemenag Hadiah Negara untuk NU’ memancing kemarahan publik tak terkecuali para netizen di jagat dunia maya

Ditelusuri oleh Terkini.id, Senin 25 Oktober 2021, banyak cuitan netizen dan juga potongan-potongan video yang diposting sebagai bentuk kemarahan publik kepada Menag era Jokowi tersebut

“Yaqut menteri ga ada gunanya bikin gaduh mulu, seorang Menag harusnya yg faham agama dan mengayomi semua agama.” Tulis akun @MazTon13 disertai potongan video yang diambil dari TVNU.

Sementara itu, ada pula netizen yang mengaitkan pernyataan Yaqut dengan 7 butir piagam Jakarta yang dihapus karena ingin bangsa Indonesia bersatu tanpa condong pada salah satu agama.

Tak sampai disitu, kemarahan netizen terhadap Menteri agama tersebut dikaitkan dengan kepemimpinan Jokowi

“Pak Jokowi harus #PecatYaqut jika masih mengakui keberadaan umat islam, yang setuju silahkan retweet!!” cuit akun @ekowboy2

Mendukung cuitan tersebut, sebuah akun dengan nama @ahen779 menuliskan “pemimpin yang baik akan memilih bawahannya yang baik ataupun sebaliknya.”

Trending Tagar 'Pecat Yaqut', Netizen: Yaqut Menteri Gak Ada Gunanya!

Dalam video yang beredar diketahui bahwa pernyataan tersebut bermula saat Yaqut tidak setuju dengan salah satu staffnya yang mengatakan bahwa Kementerian agama itu hadiah untuk umat islam

Membantah kalimat tersebut, Yaqut menyebutkan bahwa Kementerian agama adalah hadiah dari negara secara spesifik untuk umat NU.

Yaqut Cholil Qoumas sendiri merupakan kader partai PKB yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Desember 2020 menggantikan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama Republik Indonesia.