Tak Terima Motornya Digadai Oknum Polisi, Penjual Bubur Menangis dan Curhat ke Kapolri

Tak Terima Motornya Digadai Oknum Polisi, Penjual Bubur Menangis dan Curhat ke Kapolri

EP
Khaera Ummah
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Seorang penjual bubur asal Klaten, Jawa Tengah, Sita Tri Utami meminta pertolongan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk turun tangan membantu kasus gadai motor yang melibatkan oknum kepolisian.

Wanita bernama Sita Tri Utami mengaku sudah melapor ke Polres Jakarta Utama dan dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi. Namun hingga kini belum membuahkan hasil. Padahal dia sudah mengeluarkan banyak dana operasional.

Permintaan itu Sita sampaikan dalam sebuah video yang viral di media sosial.

"Saya mohon saya hanyalah seorang tukang bubur yang ketika mencari keadilan dipersulit dan mahal," kata Sita dikutip dari video yang diunggah di Instagram @majeliskopi08, Senin 27 Desember 2021.

Dilansir dari CNN Indonesia, kasus ini bermula saat ia merantau ke Jakarta. Pada tahun 2020, Sita mengalami kesulitan uang. Sita kemudian menggadaikan motornya dengan nilai Rp6.000.000. Namun, saat ia hendak menebus gadai itu, motornya sudah tidak ada.

Dilansir dari lama media.com, Sita lantas meminta bantuan salah seorang anggota Polsek Cilincing, Jakarta Utara. Aparat tersebut kemudian datang bersama seorang informan atau cepu berinisial ER.

"Motor itu sebenarnya sudah ketemu di tahun 2020. Di situ saya sudah ngeluarin uang pokoknya buat operasional semuanya sudah tak kasihkan," ujar Sita yang dikutip dari video yang diunggah di Instagram @majeliskopi08, Senin 27 Desember 2021.

Namun, alih - alih dikembalikan kepada Sita, motor itu justru digadaikan oleh cepu tersebut hingga 2021. Ia dimintai uang Rp18.000.000 jika ingin mendapatkan kembali sepeda motornya.

Sita lantas meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menurunkan polisi yang tulus mau membantunya dan tidak saling menutupi kesalahan polisi lain.

"Turunkan satu anggota bapak yang benar - benar tulus, tidak saling menutupi. Saya cuma minta tolong itu saja," kata Sita di unggahan Instagram.