Terkini.id, Makassar - Puncak Liga 1 pekan ini menyajikan pertarungan sengit di antara Borneo FC dengan PSM Makassar di Stadion Segiri, Samarinda.
Namun, bukan aksi pemain yang mencuri perhatian, melainkan keputusan kontroversial dari wasit, Ginanjar Rahman. Kritik pedas datang dari suporter PSM Makassar setelah tim mereka harus menelan pil pahit kekalahan 1-0 dari tuan rumah.
Dalam pertandingan tersebut, sorotan tajam terarah pada satu momen krusial, yakni penalti yang diberikan kepada Borneo FC.
Leonardo Lelis, pemain Borneo FC, berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut dan mencetak satu-satunya gol pada menit ke-82.
Namun, pengakuan mengejutkan datang dari M Sihran, pemain Borneo FC. Sihran mengungkapkan bahwa dirinya sengaja melakukan diving atau pura-pura jatuh di kotak penalti saat berduel dengan Dzaky Asraf.
Selepas pertandingan, Sihran meminta maaf kepada pelatih Bernardo Tavares atas aksi divingnya yang menghasilkan gol penalti.
Dirigen The Macz Man, Andi Muhammad Faisal merasa ada yang janggal dengan keputusan yang diambil oleh Ginanjar Rahman.
"Penalti itu diving, tapi wasit kurang jeli mengambil keputusan," ujarnya, Selasa, 26 September 2023.
Ia juga mempertanyakan mengapa Ginanjar Rahman, yang kerap menuai kontroversi, masih diberi kepercayaan untuk memimpin pertandingan di Liga 1.
Sebelumnya, Rahman sempat mendapat kritik tajam dari manajemen Persebaya Surabaya. Ginanjar diklaim telah membuat keputusan merugikan Persebaya dalam beberapa pertandingan.










