Sopir Angkot 'Kunci' Baru Subang? Sempat Marahi Pengemudi Alphard yang Diduga Yosef, Saksi: Kaca Terbuka Setengah

Sopir Angkot 'Kunci' Baru Subang? Sempat Marahi Pengemudi Alphard yang Diduga Yosef, Saksi: Kaca Terbuka Setengah

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Dua bulan telah berlalu sejak kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang menggemparkan publik.

Terbaru, seorang sopir angkot diduga kuat menjadi 'kunci' baru kasus tersebut yang disebut kemungkinan sempat melihat sosok pengemudi Alphard pada pukul 06.30 pagi.

Adapun hal itu dikemukakan oleh seorang saksi berinisal ‘S’ yang mengungkap fakta baru mengenai pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat.

Menurut pengakuannya, di hari pembunuhan, ia melihat Toyota Alphard yang terparkir di halaman rumah korban sempat bergerak mundur tak beraturan bak disetir oleh orang yang tak pandai membawa mobil.

Dilansir terkini.id dari kanal Youtube Kepala Desa Indra Zainal Imam via Hops pada Rabu, 27 Oktober 2021, saksi S mengatakan bahwa pada Rabu pagi, 18 Agustus 2021, ia naik angkot dan melintas di depan kediaman Tuti dan Amel.

Namun, kala itu angkot yang ditumpanginya tersebut mendadak berhenti lantaran jalannya terhalang oleh mobil Alphard.

"Saya kan lagi naik angkot di belakang, tiba-tiba angkot berhenti mendadak. Pas saya nengok ke depan, ada mobil Alphard yang terparkir menghalangi kendaraan," ungkap S.

"Terus sopir angkot marah-marah (ke pengemudi Alphard), 'Heh kamu bisa naik mobil gak?!'"

Diketahui, Alphard yang dimaksud merupakan kendaraan yang di bagasinya terdapat jenazah Tuti dan Amel.

Sayang, saksi S mengaku tak terlalu memperhatikan sosok yang mengemudikan mobil tersebut. Padahal, seingatnya, kaca pengemudinya sempat terbuka sedikit.

"Saya tak terlalu memperhatikan, dan langsung main HP."

Mobil Alphard Dikemudikan Sosok Tak Mahir

Lebih jauh, saksi S mengatakan, mobil Alphard tersebut semula terparkir di halaman rumah korban, kemudian mundur pelan-pelan ke jalan raya hingga menghalangi mobil angkot, dan menurutnya, cara orang misterius itu mengemud seperti orang tak cakap.

Kontan saja pengakuan tersebut membuat banyak asumsi yang kembali mengarah kepada Yosef yang diketahui memang tak pandai menyetir mobil.

"Kalau saya perkirakan, itu kaca mobilnya terbuka setengah atau tiga per empat dari atas, tapi saya enggak fokus ke depan. Kemungkinan sopir angkot lihat karena dia sempat mengumpat (marah-marah) ke pengemudi itu."

Saksi S juga menambahkan, pengemudi sempat kesulitan membelokkan kendaraan tersebut. Padahal, jika mahir, maka seharusnya tidak demikian.

"Bawa mobilnya kayak orang belajar, agak lama. Padahal kalau bisa, asti enggak lama, tapi mungkin juga karena mobilnya bagus," tandasnya.

Sebelumnya, suami sekaligus kepala keluarga korban, Yosef Hidayah mengaku datang ke TKP pukul 06.30 pagi untuk mengambil perlengkapan golf-nya.

Sementara di kesempatan berbeda, ia juga pernah mengatakan bahwa dirinya tak terlalu bisa mengemudikan kendaraan roda empat.