Terkini.id, Jakarta - Kasus pembunuhan ibu dan anak hingga hari ini masih terus bergulir lantaran pelaku belum juga terungkap.
Namun, sebenarnya jika dilihat dari data scientific, ternyata ada sejumlah saksi yang diduga dekat dengan dua alat bukti di kasus Subang, salah satunya adalah Danu.
Sebagai informasi, Danu adalah keponakan Tuti Suhartini yang berarti sepupu dari Amalia Mustika Ratu.
Lantas, apa saja bukti yang kini justru mengarah ke Danu sebagai pelaku pembunuhan?
Dilansir terkini.id via Hops pada Kamis, 30 September 2021, pertama adalah puntung rokok yang tertinggal di lokasi TKP.
Ya, seperti diketahui, polisi belakangan menemukan puntung rokok di lokasi kejadian dan setelah dicek DNA, itu merupakan puntung rokok milik Danu.
Adapun dari pengakuan, Danu menyatakan terakhir kali mengunjungi rumah Tuti dan Amel empat hari sebelum kejadian, yaitu Sabtu 15 Agustus 2021.
Nah, yang jadi janggal, yaitu jika benar Danu terakhir empat hari sebelum kejadian, mengapa Tuti dan Amel tak membersihkan asbak rokok di ruang tamu selama empat hari itu?
Hal tersebutlah yang dianggap janggal oleh Anjas di Thailand, seorang YouTuber yang sangat tertarik menyoroti kasus pembunuhan di Subang ini.
Anjas sendiri sering menganalisis lengkap kasus ini dengan sejumlah bukti scientific yang didapatkan.
Kendati demikan, menurutnya, bisa jadi puntung rokok itu digunakan oleh pelaku sebenarnya untuk selanjutnya disebar di TKP sehingga polisi kemudian mengarahkan pandangannya ke Danu, alias lempar batu sembunyi tangan.
"Saya juga masih bingung, apakah Danu sempat ke TKP atau tidak sehari sebelum pembunuhan. Ada beberapa kemungkinan, bukan tuduhan. Bukan berarti mentang-mentang ada DNA terus dia jadi terlibat," ujarnya.
"Jika memang DNA di puntung rokok dipastikan milik Danu, kalau ada cerita support yang memperkuat soal Danu, maka dia tentu akan jadi tersangka."
Danu Subang Digigit Anjing Pelacak Dua Kali
Petunjuk kuat berikutnya, alias data scientific selanjutnya adalah Danu yang sempat digigit anjing saat K9 Polda Jawa Barat terjun ke lokasi.
Danu sendiri ikut dihadirkan ke TKP saat anjing K9 ke sana berikut juga dengan Yosef, ayah sekaligus suami korban.
Itu dilakukan dua pekan pasca peristiwa pembunuhan terjadi. Dari info yang dihimpun, data sienctific menyebut Danu mendapat gigitan anjing.
Hal itu juga dikonfirmasi oleh Danu yang mengaku tangannya sempat ditarik-tarik oleh anjing pelacak sampai dirinya terkaget-kaget.
"Dia mengonfirmasi saat diwawancarai kalau tangannya sempat ditarik anjing pelacak. Ketika dia ngelamun, anjing itu menggigit tangannya sampai dua kali," beber Anjas.
Dari analisisnta, anjing tentu tak memiliki perasaan. Hewan itu juga terlatih sehingga kemungkinan menggigit Danu karena ada aroma tubuh atau bagian tubuhnya yang terendus di TKP. Begitu juga halnya dengan puntung rokok di TKP.
Akan tetapi, hal ini tentu masih perlu dibuktikan karena tak mungkin langsung menuduh begitu saja.
Selain itu, Anjas juga menyoroti perihal Danu yang sempat diperiksa tiga hari berturut-turut tanpa diperbolehkan pulang, yang artinya, polisi di awal-awal sangat mencurigai Danu.
"Itu menunjukkan polisi memang menggali banyak keterangan dari Danu dan dia memang dicurigai. Bukan maksud menghakimi, tapi dari bukti scientific sejauh ini demikian," pungkas Anjas.
Bagaimana menurutmu?










