Mahasiswa telah berjanji akan melanjutkan aksi mereka jika pihak kampus dan kepolisian gagal memberikan kejelasan.
Di sisi lain, tekanan semakin meningkat pada Rektor UIN Alauddin Makassar untuk mengambil langkah konkret yang tidak hanya meredam gejolak, tetapi juga menjamin reformasi nyata di kampus tersebut.










