Terkini.id, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menyindir acara balapan mobil listrik Formula E Jakarta E-Prix 2022 yang baru-baru ini digelar tepatnya di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, pada hari Sabtu, 4 Juni 2022 yang lalu.
Mantan vokalis dari Band Nidji tersebut mengungkapkan kalau Formula E tidak lebih dari sebuah acara yang sepenuhnya menggunakan uang warga DKI secara berlebihan.
Tak sampai disitu, Giring juga menuliskan bahwa rakyat jadi pesimis ketika pemimpin gagal memenuhi janji kepada warganya namun menggunakan segala cara termasuk politisasi agama untuk mencapai tujuan.
Hal ini Giring sampaikan di akun media sosial Twitternya @Giring_Ganesha pada hari Senin, 13 Juni 2022.
"Rakyat jadi Pesimis ketika pemimpin gagal memenuhi janji kpd warganya namun menggunakan segala cara termasuk politisasi agama untuk mencapai tujuan. Formula E tidak lebih dari sebuah acara yang sepenuhnya menggunakan uang warga DKI secara berlebihan." tulis Giring Ganesha.

Acara balapan mobil listrik Formula E Jakarta E-Prix 2022 sukses terselenggara dimana dihadiri Presiden Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sejumlah Menteri Kabinet dan Ketua Umum Partai Politik, Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix Ahmad Sahroni dan Chief Competition Officer Formula E yang juga merupakan Co-Founder Formula E Alberto Longo.

Dilansir dari wartakota.tribunnews.com, turnamen Formula E yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu, 4 Juni 2022 lalu dinyatakan memecah rekor.
Pemegang lisensi ajang balap, Formula E Operation (FEO) menargetkan, ada 50 juta penonton dari seluruh dunia yang menyaksikan turnamen tersebut melalui siaran streaming.
Ketua FEO Alberto Longo mengatakan, animo masyarakat untuk menyaksikan turnamen tersebut sangat tinggi. Dari siaran langsung televisi nasional saja, turnamen itu disaksikan oleh 10 juta orang.
Jumlah penonton ini meningkat lebih dari 50 persen jika dibandingkan dengan rata-rata balapan di musim saat ini.
Tak hanya itu, pada acara Jakarta E-Prix 2022 terdapat 150 TV broadcast di 150 negara ditambah jutaan viewers di online streaming hanya dalam beberapa hari.
“Indonesia mencetak rekor dengan penonton siaran tertinggi. Kami yakin bisa mencapai angka 50 juta penonton dari seluruh dunia saat balapan. Itu sebabnya saya mengatakan bahwa ada dampak besar terhadap ekonomi Jakarta, karena ekspos media dari negara lain ini (Indonesia),” kata Longo dari keterangan tertulisnya pada Sabtu (11/6/2022).
Selain itu, penayangan video, social engagement, hingga social impression mengenai Jakarta E-Prix di ruang digital juga melesat lebih tinggi daripada rata-rata musim ini.
Didapati bahwa penayangan video mencapai 7,4 juta kali, yang artinya 62 persen lebih tinggi dari rata- rata musim ini.
“Kemudian social engagement-nya mencapai hampir satu juta atau 27 persen lebih tinggi dari rata-rata musim ini. Sementara itu, social impression mencapai 22,6 juta, naik 22 persen dari rata- rata musim ini,” ujarnya.
Longo menambahkan bahwa pihaknya memperoleh lebih dari 50.0000 pengikut sosial baru pasca turnamen di JIEC Ancol.
Pengikut sosial baru terbesar ada di YouTube sekitar 26.500 orang, Instragram 8.000 pengikut, Twitter 4.7000 pengikut, Facebook 1.300 pertemanan dan Tik Tok mencapai 1.000 orang lebih.
“Tingginya animo penggemar terhadap balapan juga bisa dilihat dari ludesnya penjualan 60.000 tiket Jakarta E-Prix untuk menonton balapan langsung di Ancol, Jakarta Utara,” imbuhnya.
Menurut dia, keterlibatan atau engagement audiens di media sosial Formula E dan siaran langsung di televisi.
Bahkan engagement ini tercatat lebih tinggi dari engagement rata-rata seri balapan lain di musim kedelapan ini.
Karena itulah, Longo menyampaikan terima kasihnya kepada para pendukung acara dan masyarakat Indonesia karena Jakarta E-Prix telah terselenggara dengan baik.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ini adalah acara yang luar biasa. Animo masyarakat begitu luar biasa, di mana beberapa catatan kami telah membuktikannya,” ucapnya.










