Terkini.id, Jakarta- Ketua Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu, dr Eva Sri Diana Chaniago atau akrab disapa Eva Chaniago ikuti menyoroti aksi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang memunguti kerikil dan pasir di lokasi bencana Lumajang.
Adapun video Mensos Risma yang hujan-hujanan sambil memunguti kerikil di daerah erupsi Semeru tersebut viral di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, melalui akun Twitter pribadinya @__Sridiana_3va, Eva Chaniago melayangkan sindiran keras kepada Mensos Risma.
Eva Chaniago menilai bahwa apa yang dilakukan Mensos Risma bukanlah merupakan tupoksi seorang menteri.
"Tugas menteri buat kebijakan dan urus hal terkait kewenangannya agar lebih baik dan pro rakyat," cuit Eva Chaniago melalui akun Twitter-nya, Senin, 6 Desember 2021.
Selain itu, Eva Chaniago juga menyinggung tugas Mensos Risma saat ini sangatlah berat lantaran berbagai bencana yang terjadi di Indonesia.
"Mensos saat ini paling berat karena banyak rakyat korban pandemi yang harus dibantu," sambungnya.
Namun, soal aksi Mensos Risma memunguti kerikil dan pasir di Lumajang, Eva Chaniago lantas mempertanyakan tupoksi utama dari kinerja seorang menteri.
"Jika tugas utama dah selesai saya kira sah saja beliau begini. So...apa tugas utama ibu dah diurus," ujarnya, dikutip dari Inilah Koran, Senin, 6 Desember 2021.
Dberitakan sebelumnya, video Mensos Risma menguruk jalan berlubang di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, viral di media sosial.
Nampak dalam tayangan video di kanal Youtub Linjamos Oke, Mensos Risma menyingkirkan tumpukan pasir dan kerikil dengan tangannya di tengah guyuran hujan.
Setelah aksi Mensos Risma mengeruk tumpukan pasir dan kerikil itu dengan tangannya, beberapa petugas baru datang dengan berbekal peralatan seperti sekop dan cangkul.
Sementara itu, berdasarkan rilis dari Kemensos, Mensos Risma tiba di Kabupaten Lumajang pada Minggu 5 Desember 2021 sekitar pukul 04.00 WIB.
Mensos Risma diketahui mengunjungi Kantor Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo untuk meninjau Dapur Umum yang didirikan Taruna Siaga Bencana (Tagana).










