Terkini.id, Sukabumi - Kasus pembunuhan sadis terhadap suami dan anak tiri di Sukabumi masih menjadi perbincangan hangat masyarakat hingga saat ini.
Korban diketahui bernama Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan M Adi Pradana alias Dana (23).
Keduanya merupakan warga Jalan Lebak Bulu 1 Kavling 129 B Blok U15, Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Sang istri Edi sekaligus ibu tiri Dana, Aulia Kesuma (35), ditetapkan sebagai dalang pembunuhan sadis itu.
Keduanya dibunuh oleh Aulia Kesuma dengan cara mengenaskan dan mayatnya dibakar oleh tersangka di daerah Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu, 25 Agustus 2019, lalu.
Setelah kedua korban tewas, tersangka lalu mengajak anak kandungnya Kelvin (24) untuk membakar jasad dan mobil MPV pada Minggu 25 Agustus 2019.
Dana yang merupakan anak tiri dari tersangka ditemukan tewas terpanggang di dalam sebuah mobil di daerah Cidahu.
Sebelum dibakar, Dana dan ayahnya terlebih dulu dibunuh oleh empat pembunuh bayaran yang disewa Aulia.
[caption id="attachment_171190" align="alignnone" width="468"] Dana semasa hidup. (Foto: Instagram @prvdana_)[/caption]
Dana berencana nikahi kekasihnya
Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Dana sempat punya keinginan untuk menikahi pacarnya Elvira Amanda.
Dilansir dari Okezone, Kamis, 29 Agustus 2019, rencana pernikahan tersebut pernah diungkapkan Dana kepada Elvira sebelum pemuda itu tewas dibunuh ibu tirinya.
Menurut penuturan Elvira, Dana pernah menceritakan sedang merintis usaha bersama teman-temannya. Ia akan berjuang uang untuk pernikahannya jika usahanya berjalan lancar.
"Dana lagi ngerintis usaha sama temen-temennya, minus project. Dia bilang, Vir kalau nanti ada project gede dan hasilnya lumayan, aku bisa pelan pelan nabung, asli pengen banget cepat ngehalalin kamu," ujar Elvira, seperti dikutip dari Okezone, Kamis, 29 Agustus 2019.
Elvira pun menanggapi ungkapan Dana tersebut dengan menyatakan akan berusaha sama-sama untuk bisa hidup bersamanya.
Tak hanya itu, Dana bahkan sempat berjanji akan menikahi Elvira di depan ibu kandung kekasihnya tersebut.
"Padahal baru empat bulan (pacaran-red). Bahkan dia (Dana-red) ngomong ke nyokap (ibu-red) gua masalah nikah sefrontal itu," ungkapnya.
Namun nahas, mimpi keduanya untuk hidup bersama pupus lantaran sang kekasih terlebih dulu merenggang nyawa di tangan ibu tirinya.