Sandiaga Uno dan Atta Halilintar Terpukau Melihat Keindahan Rammang-Rammang

Sandiaga Uno dan Atta Halilintar Terpukau Melihat Keindahan Rammang-Rammang

Muh Nasruddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno mengunjungi objek wisata Rammang-Rammang yang terletak di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel)

Objek wisata Ramang Ramang adalah gugusan karst atau pegunungan kapur. Di seluruh dunia hanya ada tiga lokasi yang memiliki bentangan karst yang cukup luas, ya tentu salah satunya di Maros ini.

Dua lainnya berada di China Selatan dan Vietnam. Gugusan karst Rammang-Rammang ini adalah pegunungan kapur terluas kedua setelah China.

Untuk menuju Rammang-Rammang, hanya menempuh perjalanan dari sekitar 40 km dari Makassar.

Sandiaga Uno datang bersama Youtuber, Atta Halilintar, hadir juga Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Maros Chaidir Syam.

Sandiaga mengaku Terpukau dengan pemandangan pemandangan alam khas Rammang-Rammang.

"Kita lihat di kampung karst Rammang-Rammang itu adalah daya tarik pariwisatanya dari karstnya sendiri. Kalau kita tadi lewat ada goa, terus ada terowongan batu, itu cantik sekali, saya terpukau dan menurut saya ini sensasinya benar-benar fantastis," ungkap Sandi.

"Dan saya yakin Atta Halilintar juga kaget lihat pemandangannya yang luar biasa dari segi spot-spotnya, dan kita tadi udah ambil potret karena Atta punya penglihatan luar biasa mana spot yang bagus dan Thoriq juga ikut ambil gambarnya, jadi mudah-mudahan dari kategori daya tarik wisata ini Kampoeng karst Rammang Rammang puncang keunggulan tersendiri," ungkapnya.

Ia juga meminta semua pihak agar mendukung Rammang-Rammang agar masuk Geopark UNESCO. Seperti diketahui bahwa Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia.

Pengajuan dialamatkan kepada Sekretariat UNESCO di Paris seperti tertuang dalam surat 66600/A6/KS/2020 ditandatangi Executive Chairman for Indonesia Nasional Commision for UNESCO Prof Arief Rachman.

Sebelumnya, Geopark Ramang Ramang telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada November 2017.