Dosen Universitas Negeri Makassar Sukses Laksanakan Program Kemitraan Masyarakat

Dosen Universitas Negeri Makassar Sukses Laksanakan Program Kemitraan Masyarakat

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Sejumlah Dosen Universitas Ngeri Makassar yang tergabung dalam tim PKM dan berasal dari berbagai multidisiplin masing-masing dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra Dr. Hasriani, S.Pd, M. Pd; dosen Desain Komunikasi Visual, dari Fakultas Seni dan Desain Nurabdiansyah, S.Pd., M.Sn., M.Pd, dan Nurhijrah, S.Pd., M.Pd, Dosen Tata Busana, Fakultas Teknik.

Ketiga Dosen UNM tersebut sukses melaksanakan Diversifikasi Kuliner dan Pembuatan Pernak Pernik dari Limbah pada Kelompok Paggadde Mama-mama di Kampung Wisata Rammang-Rammang, Maros pada Selasa 17 September 2024.

Dr. Hasriani S.Pd., M.Pd menyatakan bahwa rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini nantinya akan menghasilkan produk berupa souvenir yang dibuat oleh kelompok “Paggadde” mama-mama ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan tambahan bagi warga, tetapi juga sebagai representasi identitas lokal yang mampu menarik minat wisatawan untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang warisan budaya dan keindahan alam Rammang-Rammang.

"Kegiatan pelatihan yang dilakukan pada program PKM ini secara keseluruhan memberikan dampak positif yang signifikan baik dalam hal ekonomi maupun pelestarian serta promosi kekayaan budaya dan alam di Kawasan Kampung wisata Rammang-Rammang," ujarnya.

Salah satu tim PKM yang juga menjabat sebagai Ketua Prodi Desain Komunikasi Visual, FSD UNM , S.Pd., M.Sn., M.Pd menyebutkan sejumlah tahapan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Beberapa diantaranya seperti Persiapan dan sosialisasi pelaksanaan kegiatan, kemudian pelaksanaan pendampingan diversifikasi produk olahan kelapa muda dan pisang.

Dosen Universitas Negeri Makassar Sukses Laksanakan Program Kemitraan Masyarakat
Dosen Universitas Negeri Makassar Sukses Laksanakan Program Kemitraan Masyarakat

"Selanjutnya pelaksanaan pendampingan pemanfaatan limbah kelapa muda dan pisang menjadi cindera mata," ujarnya.

Lebih lanjut kemudian pelaksanaan pendampingan pemanfaatan limbah karst menjadi pernak pernik unik.

"Dan selanjutnya yaitu pelaksanaan pendampingan pelatihan design bernilai potensi lokal dan pelaksanaa pendampingan pelatihan sablon," urainya.

Sementara itu, Nurhijrah, S.Pd., M.Pd menjelaskan manfaat yang bisa kita dapatkan dari pelaksanaan program PKM ini adalah agar potensi dan kemampuan yang dimiliki dapat dikembangkan sehingga dapat memberi manfaat kepada khalayak ramai, pemanfaatan barang bekas juga sangat berguna untuk menciptakan produk yang berkualitas dengan nilai jual yang tinggi namun dengan modal yang kecil.

Menurut dia, potensi dan kemampuan yang dimiliki di dalam diri seseorang haruslah dikembangkan dan ditingkatkan agar kemampuan itu dapat menjadi manfaat bagi orang disekitar.

"Program PKM ini memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk menemukan dan mengembangkan potensi dan keterampilan individu, evaluasi juga perlu dilakukan agar memberikan keberhasilan terhadap program kerja lapangan," tuturnya.

"Pelaksanaan kegiatan pelatihan terkait diversifikasi kuliner dan pembuatan pernak Pernik dari limbah seperti ini di masa depan diharapkan dapat melibatkan banyak mahasiswa, masyarakat sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keterampilan yang lebih memadai,"tandasnya.