Rumah Korban Erupsi Gunung Semeru Dijarah

Rumah Korban Erupsi Gunung Semeru Dijarah

Muhsin Hidayat

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Situasi pemukiman di kaki gunung yang terdampak erupsi semeru masih ditinggal mengungsi pemiliknya. Hal tersebut justru dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan.

Sejumlah orang menjarah barang dan ternak milik warga di desa sekitar Gunung Semeru di Lumajang yang ditinggal pemiliknya.

Disaat para warga berduka akibat bencana yang dialami. Penjarah tersebut justru memanfaatkannya. Dua ekor kambing warga yang dicuri adalah kejadian pertama yang dikonfirmasi, kata Zainul seorang relawan di lokasi bencana.

"Di Curah Kobokan ada warga yang kehilangan dua ekor kambingnya waktu mengungsi, tahu-tahu saat paginya sudah enggak ada," ucapnya hari Jumat 10 Desember 2021 dikutip dari CNNindonesia.com.

Kejadian lainnya seorang pria kedapatan mengambil barang dagangan di sejumlah warung dekat Jembatan Gladak Perak yang terputus.

Aksinya dipergoki oleh warga dan aparat keamanan yang bertugas di lokasi.

"Ada juga yang menjarah warung sekitar Gladak Perak, ketahuan relawan sama TNI di sana," katanya lebih lanjut.

Saat ini telah terkonfirmasi 45 orang meninggal dunia dari bencana erupsi semeru pada Sabtu 4 Desember 2021 lalu.

Selain itu masih ada 9 orang yang dinyatakan hilang kata Irwan Subekti, Komandan satuan tugas penanggulangan dampak awan panas dan guguran (Dansatgas) di Gunung Semeru.

Jumlah pengungsi yang tercatat hingga saat ini sebanyak 6.573 orang. Dan rumah yang tidak bisa ditinggali mencapai 2.970 unit.

Sementara itu untuk mengantisipasi adanya penjarahan susulan. Kasubdit Gasum Ditsamapta Polda Jawa Timur, AKBP David mengerahkan anggotanya untuk melakukan patroli di pemukiman warga yang terdampak.