Relawan Sahabat Ulumanda Bangun Masjid Tahan Gempa di Sulbar, Masih Butuh Suntikan Dana

Relawan Sahabat Ulumanda Bangun Masjid Tahan Gempa di Sulbar, Masih Butuh Suntikan Dana

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Majene - Sejumlah relawan yang tergabung dalam Relawan Sahabat Ulumanda hingga saat ini masih melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana gempa bumi yang melanda Sulawesi Barat pada Januari 2021 lalu.

Adapun bantuan dana itu untuk pembangunan masjid tahan gempa di pegunungan yang berlokasi di Taukong, Tandallo, Pergunungan Ulumanda Majene, Sulawesi Barat.

Relawan Sahabat Ulumanda Bangun Masjid Tahan Gempa di Sulbar, Masih Butuh Suntikan Dana
Desain masjid tahan gempa yang sedang dalam pembangunan/ ist

Salah seorang relawan yang tergabung dalam Sahabat Ulumanda, Adhika mengatakan bahwa selain membantu korban gempa pada saat bencana, ia bersama dengan para relawan Sahabat Ulumanda lainnya yang berasal dari berbagai wilayah juga turut membantu pembangunan masjid tahan gempa yang berlokasi di pergunungan.

Hanya saja kata Andhika bahwa pembangunan masjid tahan gempa Taukong, Tandallo, Pergunungan Ulumanda Majene, Sulawesi Barat mengalami keterlambatan.

"Yah, sudah berjalan empat bulanan, masjid ini belum selesai. 100 persen dan bertahan di posisi 80 persen,"tuturnya.

"Masjid ini di atas pergunungan yang cukup terjal. Dengan akses jalan dipenuhi jurang. Olehya biaya angkut material menuju masjid ini di atas rata-rata harga biasa. Bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari harga kota. Bergantung pada cuaca,"terangnya kepada terkini.id, Minggu 4 Juli 2021.

Relawan Sahabat Ulumanda Bangun Masjid Tahan Gempa di Sulbar, Masih Butuh Suntikan Dana
Masjid tahan gempa Sulbar

Lanjut Adhika menerangkan bahwa saat ini sedang hujan. Sudah berlangsung beberapa minggu. Boleh dikata, jalanan tidak pernah cukup kering dan mengeras untuk kemudahan akses ke empat desa di pergunungan dengan ribuan jumlah kepala keluarga.

"Sebenarnya, akses jalan pergunungan Kecamatan Ulumanda ini menghubungkan tiga kabupaten, yakni, Mamasa dan Polewali Mandar, tapi kondisinya buruk dan berbahaya.l,"bebernya.

Ia juga menceritakan jika relawan yang tergabung dalam Relawan Sahabat Ulumanda ini nyaris mengalami kecelakaan.

"Nyaris kecelakaan. Pernah sekali waktu, salah satu mobil yang relwan tumpangi, setirnya tidak berfungsi karena baut teroknya lepas, kuasa Allah, untungnya sopir masih bisa menguasai keadaan dan banting setir ke dinding bukit. Di mobil tersebut membawa M Yusuf Shandy sekeluarga, Ketua Baznas Kabupaten Bulukumba saat peletakan batu pertama Masjid,"ujarnya.

Relawan Sahabat Ulumanda Bangun Masjid Tahan Gempa di Sulbar, Masih Butuh Suntikan Dana