Terkini, Makassar - Koalisi Jurnalis Peduli Penyiaran (KJPP) Sulsel mengikuti rapat dengar pendapat (RDP), di gedung tower lantai 2 DPRD Sulsel, Makassar, Rabu 28 Mei 2024.
Rapat itu dipimpin langsung oleh, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari berama Syaharuddin Alrif (wakil ketua) dan Anggota Dewan Demokrat sekaligus perwakikan Badan Kehormatan (BK) Selle KS Dalle.
RDP itu membahas mengenai hasil seleksi Komisioner Komusi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel yang dianggap bermasalah.
Hanya saja pada rapat itu, KJPP Sulsel kecewa dalam rapat dengar pendapat tidak dihadiri oleh Komisi A DPRD Sulsel yang bertanggungjawab atas hasil seleksi KPID Sulsel.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulselbar, Andi Muhammad Sardi mempertanyakan kompetensi tujuh calon KPID Sulsel yang lolos dan tidak berasal dari lembaga penyiaran atau sebagai jurnalis televisi
"Kalau tidak ada berlatar penyiaran, bagaimana mereka mengawasi dunia penyiaran sementara basicnya tidak ada penyiaran. Makanya kami terus mendorong ditinjau kembali 7 nama ini," tutur Sardi mewakili KJPP. Ia menyayangkan Komisi A tak hadir dalam rapat ini.
Sebagai perwakilan BK, Selle menyayangkan tidak ada laporan yang masuk mengenai dugaan transaksional seleksi calon anggota KPID Sulsel.
Jika nantinya dilaporkan, legislator asal Soppeng ini memastikan bakal ditindak lanjuti secara profesional.
"Kalau ada yang mau lapor, saya pastikan akan kita tindak lanjuti. Tentu saja BK bekerja dengan aturan main, ada kode etik dan bekerja secara internal, berusaha untuk proporsional," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif menyebut seleksi KPID maupun KI belum clear. Ia meminta KKJP menunggu kerja BK untuk mengungkap dugaan pelanggaran dalam seleksi ini.










