Terkini.id, Makassar-Rapat dengar pendapat Anggota Komisi IV DPR RI, Bidang Lingkungan Hidup, Kehutanan Pertanian Perikanan, Dr H Andi Akmal Pasluddin MM, Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel 2 mengadakan silaturrahmi bersama UPT lingkup KLHK Sulsel di Ruang Rapat Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi Maluku, Jalan Perintis Kemerdekaan Km, 17 Selasa 27 Oktober 2020 di Makassar.
Rapat dimulai sekitar pukul 13.30 Wita dihadiri para kepala UPT KLHK Sulsel dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dibuka dan dipimpin Kepala P3E Suma, Dr. Ir. Darhamsyah.,M.Si.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) tersebut seluruh kepala UPT diberi kesempatan menyampaikan aspirasi. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulsel, Ir. Thomas Nifinluri, menyampaikan beberapa poin usulan dan harapan kepada Komisi IV DPR RI.
"Reaktivasi wisata alam dimasa pandemi covid19 diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat baik Taman Wisaya Alam Lejja dan juga diTaman Wisata lainnya," jelas Thomas
Thomas menambahkan sebagai visi dan misi Gubernur Sulsel, diharapkan UPT KLHK dapat mendukung kegiatan pomosi diseminasi wisata alam di Sulawesi Selatan.
"Hal ini untuk percepatan wisata alam bertaraf internasional di Sulsel.misalnya dengan penetapan TWA Lejja sebagai Kawasan Strategia Provinsi," lanjutnya.
Dengan semangat, Thomas juga menitip harapan agar percepatan pembentukan Balai Taman Nasional Gandang Dewata di Sulawesi Barat segera terbentuk, sehingga menjadi ikon Sulawesi Barat, tambahnya.
"Hal yang tidak kalah pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor untuk pengendalian peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) di bandara dan pelabuhan di Sulselbar," tegas Thomas.
Menanggapi usulan dan harapan Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, pada prinsipnya menerima dan memberikan dukungan serta mencatat semua harapan.
"Semua usulan Pak Thomas, akan kami tindaklanjuti bersama tim komisi IV. Selain Saya ada juga anggota komisi asal dari Sulbar, Bpk Suardi Duka, harapan kita TN Gandang Dewata segera terbentuk," jelas Akmal.
Rapat dengar pendapat juga menerima saran dan usulan dari Balai Pengelolaan DAS Jeneberang Saddang, serta Kepala SKMA Kehutanan Makassar.
Usai rapat dengar pendapat, Kepala BBKSDA Sulsel berkenan menyerahkan Buku Taman Nasional Gandang Dewata kepada Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, dilanjutkan dengan foto bersama.Sebelumnya Kepala P3E Suma, Darhamsyah juga menyerahkan cindera mata dan Buku Enjoy Life karyanya.










