Terkini.id, Jakarta - Siapa yang tak mengenal seorang Penulis, Sutradara Film, Youtuber, serta Stand up Comedian tanah air Raditya Dika.
Ya, Raditya Dika adalah seorang yang sudah lama berkecimpung di industri kreatif dan sangat terkenal akan karya-karyanya.
Meski pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Raditya Dika masih tetap produktif menghasilkan karya-karya yang bermutu dan menghibur masyarakat Indonesia.
Banyak yang bertanya-tanya apa sebenarnya rahasia di balik produktivitas Raditya Dika.
Oleh karena itu, ia pun membeberkan rahasia produktif versi dirnya melalui kanal Youtube radityadika pada Minggu, 11 Juli 2021.
Berikut merupakan rahasia produktif ala Raditya Dika yang dikutip oleh terkini.id dari kanal Youtubenya.
Membuat To do List dan Mencatat
Raditya Dika memaparkan bahwa membuat to do list sangat berefek bagi produktivitas seseorang apalagi bagi mereka yang suka menunda-nunda pekerjaan.
Melalui to do list seseorang akan merasa ada tanggung jawab lebih untuk mengerjakannya.
"Buat gue kalo punya to do list ada rasa kepuasan ketika mencontreng atau mencoret setiap pekerjaan yang harus dikerjakan hari itu," ungkap Raditya Dika.
Kerjain Kecil-Kecil Saja
Maksudnya adalah Raditya Dika terbiasa membagi pekerjaan terlihat besar menjadi beberapa bagian sehingga terlihat mudah untuk dikerjakan.
"Mungkin kedengarannya aneh, tapi maksudnya membagi tugas besar ke dalam satuan kecil yang ketika dikerjakan akan lebih ringan," bebernya.
Raditya Dika merasa bahwa seseorang merasa malas ketika melihat pekerjaan yang begitu besar sampai akhirnya tidak dikerjakan sama sekali.
"Fokus ke hal kecil saja, jangan mikirin besar dulu, karena pekerjaan besar yang dicicil akan lebih cepat selesai ketimbang pekerjaan besar yang dibayangin betapa susah ngerjainnya," paparnya.
Bikin Banyak Proyek secara Bersamaan
Ia mengatakan bahwa dirinya lebih suka mengerjakan banyak proyek daripada fokus pada satu saja.
Ia menjelaskan bahwa lebih cocok untuk mengerjakan banyak proyek tapi cara pengerjaannya sepenggal-sepenggal.
"Dalam sehari gue membagi waktu untuk ngerjain skrip film selama satu jam, lalu nulis skrip YouTube satu jam, habis itu bikin materi persentasi untuk kelas menulis satu jam," ungkapnya.
"Sehingga dalam satu hari yang sama tiap proyek ada progresnya," sambungnya.
Ia pun menegaskan untuk tidak terlalu banyak mengambil proyek bagi orang yang belum terbiasa dalam tekanan.
Jangan Lupa Bersenang-senang
Di balik padatnya jadwal Raditya Dika, ia pun mengatakan bahwa jangan lupa untuk bersenang-senang.
Ia mengaku bahwa dirinya adalah seorang yang di tengah kesibukan sangat suka bermain game.
"Gue suka banget main game, tapi sewaktu main game gue suka merenung kelamaan ngerjain game, harusnya bisa kerjain ini dan itu. Hasilnya gue lebih bersemangat ngerjain projek setelah bermain game," ungkapnya.
"Kombinasikan waktu main dan kerja untuk dapetin keseimbangan di sana," sambungnya.
Punya Jam yang Spesifik
Ia menyarankan untuk memiliki satu waktu yang benar-benar digunakan untuk fokus bekerja tanpa adanya gangguan.
"Gue pribadi biasanya saat bangun tidur langsung ke depan komputer untuk ngerjain hal terpenting hari itu," jelasnya.
Kurangi Meeting dan Hal yang Kurang Penting
Raditya menjelaskan bahwa banyak meeting membuat kurang produktif.
Menurutnya, lebih baik gunakan meeting saat betul-betul menyampaikan ide yang sudah fix.
Ia pun membeberkan agar mengurangi kegiatan yang kurang penting lainnya.
"Misalnya di handphone gue hanya download app yang penting saja. Meminimalisir jumlah aplikasi juga bisa menghindarkan kita dari distraksi," ucapnya.
Olahraga dan Melamun
Menurutnya olahraga sambil melamun banyak menghasilkan ide-ide yang menarik.
Hal ini sangat berguna bagi orang yang terjun ke dunia industri kreatif.
Delegasi
Ia menyarankan untuk beberapa kerjaan yang bisa dilakukan oleh orang lain selain dirinya lebih baik untuk didelegasikan.
Hal tersebut menurutnya, lebih efektif daripada mengerjakan semuanya sendirian.
"Belajar delegasi dan belajar percaya sama orang lain itu penting," ungkapnya.
Ia pun menyarankan untuk mencari partner untuk bekerja.










