Terkini, Makassar – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan penyaluran pupuk bersubsidi di Sulawesi Selatan berjalan sesuai prinsip 7T, yakni tepat sasaran, tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat tempat, dan tepat mutu.
Komitmen tersebut ditegaskan setelah perusahaan menindaklanjuti sejumlah laporan yang disampaikan mahasiswa terkait ketersediaan pupuk subsidi di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, serta isu penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone.
Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan pengecekan lapangan guna memastikan kondisi riil di lokasi yang dilaporkan.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya mengenai ketersediaan pupuk subsidi dan HET pupuk subsidi. Ini merupakan bentuk kontrol bagi kami di Pupuk Indonesia," kata Wisnu dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).
Laporan tersebut disampaikan mahasiswa saat Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menjadi narasumber dalam kuliah umum di Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar.
Menindaklanjuti laporan itu, Pupuk Indonesia menugaskan tim pemasaran untuk melakukan verifikasi langsung di lapangan. Hasilnya, stok pupuk bersubsidi di Kecamatan Bontomarannu dinyatakan aman dan mencukupi kebutuhan petani.
Berdasarkan hasil pengecekan pada empat kios resmi atau Penerima Pada Titik Serah (PPTS), tersedia stok pupuk urea sebanyak 60 ton dan pupuk NPK sebanyak 16,3 ton.
"Kondisi stok pupuk bersubsidi di Kecamatan Bontomarannu dalam kondisi baik dan tercukupi. Kami persilakan petani menebus pupuk di PPTS resmi sesuai alokasi yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.
Pupuk Indonesia juga mengimbau seluruh kios resmi agar senantiasa menjaga ketersediaan stok sesuai kebutuhan petani di wilayah masing-masing sehingga pelayanan dapat berjalan optimal saat musim tanam.
Selain memastikan ketersediaan stok, perusahaan juga melakukan pengecekan terkait dugaan penjualan pupuk subsidi di atas HET di Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone.










