Program Kementan Memudahkan Akses Usaha Petani Muda Hidroponik Asal Maros

Program Kementan Memudahkan Akses Usaha Petani Muda Hidroponik Asal Maros

Polbangtan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), telah melakukan berbagai program guna menstimulasi generasi muda Indonesia untuk mau terjun dan berusaha di sektor pertanian. Salah satu program yang booming saat ini adalah Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS).
YESS Program adalah kerjasama antara Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD).
Program ini focus pada regenerasi petani dengan melahirkan petani serta wirausaha pertanian milenial. Salah satu implementasi program YESS adalah memfasilitasi bantuan modal melalui kegiatan Competitive Grant bagi wirausaha muda pertanian yang belum mendapatkan akses perbankan untuk mengembangkan serta mengelola usahanya.
Salah satunya petani muda yang juga berwirausaha tani asal Kabupaten Maros Yakni Abd Malik Ash Shiddieqy. Anak muda milenial ini mengembangkan usahanya di bidang pertanian pada subsektor pertanian, yakni hidroponik.
Usahanya semakin terbantu dengan adanya bantuan dan intervensi dari Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) dari Kementerian Pertanian.
Malik sudah sejak tahun 2021 budidaya hidroponik di desanya yakni Desa Moncongloe Lappara Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Awal usahanya hanya berbekal modal sekitar Rp 6 juta. Setelah menerima manfaat program YESS, hingga saat ini omzet yang dihasilkan mencapai Rp. 14 juta.
Bahkan Malik saat ini telah memiliki 2 pegawai yang membantunya membudidayakan hidroponik.

Program Kementan Memudahkan Akses Usaha Petani Muda Hidroponik Asal Maros
Abd Malik Ash Shiddieqy Petani milenial asal Kabupaten Maros subsektor pertanian hidroponik.

“Saya dapat merasakan manfaat dari program ini. Hal ini dapat dilihat dari omset saya bertambah menjadi 14 juta per musim” ucap Malik.

“Saya juga membuat nutrisi sendiri untuk hidroponik saya serta hama pada green house saya lebih terkontrol dikarenakan menggunakan insect net yang berfungsi untuk menghalangi serangga atau hama tidak dapat masuk ke green house “tambahnya.

Pertanian dapat menjadi bisnis yang menguntungkan dan bisa menghasilkan keuntungan yang lebih banyak dari produksinya.