Presiden Joko Widodo Umumkan Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng, Netizen: Pahlawan Tercinta

Presiden Joko Widodo Umumkan Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng, Netizen: Pahlawan Tercinta

Muhammad Ifan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengumumkan jika pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng.

Presiden Joko Widodo berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah tingginya harga minyak goreng.

“Untuk meringankan beban masyarakat, pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng” Ujar Presiden Joko Widodo dalam kanal YouTube Kompas.com, sebagaimana dilihat pada Minggu, 3 April 2022.

Pernyataan Presiden Joko Widodo ini ramai direspon oleh banyak netizen di kanal YouTube Kompas.com, salah satunya datang dari akun YouTube bernama Basmah Yoga

Menurut akun Basmah Yoga, Presiden Joko Widodo adalah pahlawan tercinta.

“Sudah Kuduga. Pahlawan Tercinta” Ujar seorang pengguna YouTube bernama Basmah Yoga.

Presiden Joko Widodo Umumkan Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng, Netizen: Pahlawan Tercinta
Tangkapan Layar Cuitan Netizen Basmah Yoga (Kompas.com)

Dilansir dari kanal YouTube Kompas.com, Bantuan Langsung Minyak Goreng akan disalurkan ke 20,5 juta keluarga yang termasuk daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Bantuan itu juga akan diberikan ke penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu, sebanyak 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan gorengan akan mendapatkan BLT minyak goreng.

Nilai bantuan yang akan diberikan pemerintah sebesar seratus ribu rupiah perbulannya.

“Bantuan itu akan diberikan kepada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH)” Tegas Presiden Joko Widodo.

“Adapun bantuan yang diberikan sebesar 100.000 setiap bulannya, pemerintah akan memberikan bantuan tersebut untuk 3 bulan sekaligus yaitu April, Mei, dan Juni” Ungkap Presiden Joko Widodo melanjutkan.

“Yang akan dibayarkan di muka, pada bulan April 2022 sebesar 300.000” Ujar Presiden Joko Widodo melanjutkan.