Presiden Dengar Suara Publik! Chusnul Chotimah Setuju Jika Ahok Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara

Presiden Dengar Suara Publik! Chusnul Chotimah Setuju Jika Ahok Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara

Muhsin Hidayat

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat jagat maya Chusnul Chotimah turut memberikan pertimbangan calon Kepala Otorita yang nantinya akan memimpin Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di pulau Kalimantan.

Seperti yang dikatakan oleh tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden (KSP) Wandy Tuturoong yang menyebut Presiden Joko Widodo akan mendengar suara publik untuk menjatuhkan pilihannya kepada siapa yang menjadi sosok pengisi Kepala Otorita IKN.

Oleh sebab itu melalui akun twitternya @ChusnulCh_ ia merekomedasikan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok untuk membangun IKN.

Pasalnya menurut dia sosok ini memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam memimpin kota yang memiliki permasalahan yang kompleks.

“Kriteria ideal pny pengalaman dan pengetahuan tentang kepemimpinan membangun sebuah kota dgn segala kompleksitasnya. Saya dukung pak @basuki_btp” kicaunya Kamis 20 Januari 2022.

Presiden Dengar Suara Publik! Chusnul Chotimah Setuju Jika Ahok Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara
Tangkapan layar cuitan Chusnul Chotimah (sumber: @ChusnulCh_)

Dilansir dari tempo.co, Wandy menyebut saat ini pemerintah memprioritaskan untuk mempersiapkan segala kebutuhan untuk transisi pemindahan ibu kota.

“Otorita IKN ini dibuat, nanti akan dibentuk Perpres untuk itu. Dari situ tentu tata kelola pemerintahan yang baik akan dilakukan. Saya kira semuanya kita sangat mengenal good governance, itu sangat penting, tentu sudah dipikirkan,” ucapnya Rabu 19 Januari 2022.

Diberitakan sebelumnya Wakil Ketua Pansus RUU IKN Saan Mustofa menyebut IKN diberi nama Nusantara.

IKN Nusantara nantinya akan setingkat dengan provinsi, tetapi dipimpin oleh seorang Kepala Otorita yang setara menteri.

Yang berarti presiden memiliki hak prerogatif untuk mengangkat kepala otorita tanpa perlu persetujuan anggota DPR RI.