Politisi PKS Siap 'Pasang Badan' Kepada Seniman Mural yang Merasa Terancam

Politisi PKS Siap 'Pasang Badan' Kepada Seniman Mural yang Merasa Terancam

Dzul Fiqram Nur

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menanggapi kesenian mural yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik.

Seperti diketahui sebelumnya, mural belakangan ini menjadi sentaja para seniman untuk memberikan kritik kepada pemerintah.

Kendati demikian, banyak hasil mural yang kemudian dihapus oleh aparat lantaran dinilai melecehkan tokoh negara.

Tak sampai situ, aparat lantas mencari siapa saja pembuat mural tersebut untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban.

Menanggapi hal itu, Mardani melalui cuitan pribadinya di Twitter mengatakan bahwa mural merupakan sebuah energi positif untuk mengontrol pemerintah yang sedang berkuasa di kursi jabatan.

"Mural (kritik) adalah energi positif untuk memaksa rezim, siapa pun termasuk kalau @PKSejahtera diizinkan Allah berkuasa, maka rezim yang pegang harus selalu dikontrol dan rendah hati," ucapnya dilansir Seputartangsel.

Lebih lanjut, Mardani juga mengatakan bahwa pemerintah memiliki banyak fasilitas seperti aparat hingga kekuatan.

"Karena mereka punya aparat, anggaran, kekuasaan, mereka diberikan mandat," sambungnya.

Oleh karena itu, Mardani mengklaim bahwa PKS akan siap memberikan advokasi terhadap para seniman mural yang merasa terancam dalam memberikan ide gagasannya di ruang publik.

"PKS siap mengadvokasi jika seniman mural merasa terancam karena mengekspresikan gagasannya," paparnya.

Kendati demikian, Mardani tetap menegaskan bahwa pembuat mural juga harus mematuhi standar hukum yang ada.

"Meskipun tetap, nuwun sewu, standar-standarnya harus ada. Tempat mural yang tidak mengganggu publik, jati diri yang jelas, pesan yang tajam," pungkasnya.