Terkini.id, Makassar - Untuk menggenjot terjadinya imunitas kelompok, pelaksanaan vaksinasi massal kian mendesak. Hanya saja, penerapan protokol kesehatan Covid-19 mesti menjadi kesadaran bersama.
Guna membantu program pemerintah dalam menangani Covid-19, Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT) menghelat vaksinasi massal bagi masyarakat secara umum di Phinisi Point, Jalan Metro Tanjung Bunga.
Lebih 3.500 peserta yang mengikuti vaksinasi massal, mulai dari lansia, pelayan publik, tokoh agama, pedagang, dan karyawan yang berhubungan langsung dengan dengan publik.
PMKTI bekerja sama dengan grab dan memecahkan rekor vaksinasi massal dengan rekor terbanyak dalam satu lokasi.
"Vaksinasi massal yang digelar sejak pagi hingga sore ini menciptakan rekor baru sebagai vaksinasi massal terbanyak dalam satu lokasi," kata Ketua PMKIT Sulsel Ariella Hana Sinjaya, Selasa, 6 April 2021.
Apresiasi tersebut diberikan lembaga prestasi Indonesia dunia atau Leprid kepada pemerintah Kota Makassar dan penyelenggara vaksinasi massal.
Kendati dihadiri ribuan orang, pihak penyelenggara berupaya agar penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik. Seperti menjaga jarak dan memakai masker.
Festival Vaksinasi Massal tersebut mengusung semangat merah putih menuju Indonesia maju.
Wilda (29), salah satu peserta vaksinasi dari Daya mengatakan tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.
"Tidak ada persiapan khusus, biasa-biasa aja," kata Wilda, Selasa, 6 April 2021.
Ia mengatakan mendapatkan informasi soal vaksinasi massal dari teman.
Berbeda dengan itu, Hamni yang juga menjadi peserta vaksinasi mengatakan melakukan sejumlah persiapan sebelum datang ke lokasi.
"Sarapan dulu, saya datang pukul 09:00 Wita dan dapat nomor antrian 988," sebutnya.
Menurutnya, vaksinasi menjadi penting dan mendesak untuk menyambut bulan Ramadan. Ia mengaku sudah jenuh dengan kondisi serba terbatas di tengah pandemi saat ini.
Beberapa pihak kepolisian dan aparat keamanan melakukan pemeriksaan di pintu masuk mal.
Sementara saat memasuki lokasi vaksinasi, peserta harus mengisi formulir skrining vaksinasi dan mengambil nomor antrian.
Setelah itu, peserta vaksinasi Covid-19 harus kembali membentuk antrian sambil menunggu nomor antrian disebutkan petugas.










