Pertumbuhan DPK dan Kredit di Sulawesi Selatan Sejalan dengan Proyeksi OJK Tahun 2024

Pertumbuhan DPK dan Kredit di Sulawesi Selatan Sejalan dengan Proyeksi OJK Tahun 2024

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat, Darwisman, menyampaikan informasi perkembangan industri jasa keuangan per September 2024.

Data-data yang dirilis OJK menunjukkan, bahwa pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan kredit di Sulawesi Selatan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan untuk tahun 2024.

Adapun Target DPK hingga akhir tahun adalah sebesar Rp148,28 triliun, tumbuh sekitar 18,55 persen secara year to date atau ytd. Sementara, pencapaian saat ini adalah sebesar Rp133,76 triliun per September 2024.

Sementara, pertumbuhan kredit pada September 2024 hampir mencapai target akhir tahun. Hingga akhir tahun 2024, OJK memproyeksi outstanding kredit hingga bulan Desember 2024 adalah sebesar Rp169,12 triliun, dengan pertumbuhan 9,70 persen. Posisi September 2024, adalah sebesar Rp163,29 triliun dengan pertumbuhan 3,60 persen ytd.

Target Desember 2024 tersebut merupakan target Rencana Bisnis Bank (RBB) untuk Bank Umum yang beroperasi di wilayah Sulsel.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga

Hingga September 2024, penghimpunan DPK di Sulawesi Selatan mencapai Rp133,76 triliun, tumbuh sebesar 8,71 persen year-on-year (yoy). Angka ini menunjukkan progres yang positif menuju target akhir tahun sebesar Rp148,28 triliun dengan pertumbuhan 18,55 persen secara year-to-date (ytd).

Komposisi DPK masih didominasi oleh tabungan sebesar Rp78,22 triliun (58,48 persen), diikuti oleh deposito sebesar Rp34,01 triliun (25,43 persen), dan giro sebesar Rp21,53 triliun (16,09 persen).
Proyeksi OJK untuk pertumbuhan DPK hingga akhir 2024 berada dalam rentang 6 hingga 8 persen, sesuai dengan target yang tercantum dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).

Pertumbuhan Kredit

Di sisi lain, pertumbuhan kredit di Sulawesi Selatan menunjukkan capaian yang hampir mendekati target akhir tahun. Per September 2024, outstanding kredit tercatat sebesar Rp163,29 triliun dengan pertumbuhan 3,60 persen ytd. Kredit ini terdiri atas kredit produktif sebesar Rp89,78 triliun (55 persen) dan kredit konsumtif sebesar Rp73,51 triliun (45 persen).

OJK memproyeksikan outstanding kredit hingga akhir Desember 2024 mencapai Rp169,12 triliun, dengan pertumbuhan 9,70 persen ytd. Target pertumbuhan kredit tersebut berada dalam rentang 9 hingga 11 persen, sesuai dengan proyeksi OJK tahun 2024.

Dominasi Bank Konvensional

Perbankan di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh bank konvensional dengan pangsa pasar aset sebesar 91,89 persen (Rp183,20 triliun), pangsa pasar DPK sebesar 91,38 persen (Rp122,23 triliun), dan pangsa kredit sebesar 91,76 persen (Rp149,83 triliun), terhadap total industri jasa keuangan.