Saat Generasi Muda Mulai Melek Investasi: Reksa Dana Kian Dilirik

Saat Generasi Muda Mulai Melek Investasi: Reksa Dana Kian Dilirik

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar –Di tengah perubahan gaya hidup dan meningkatnya kesadaran finansial, generasi muda Indonesia kini mulai melirik investasi sebagai bagian dari perencanaan masa depan.

Reksa dana menjadi salah satu instrumen yang paling diminati karena dinilai praktis, terjangkau, dan dikelola secara profesional.

Tren ini bukan sekadar persepsi. Data industri menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2025. Dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana tumbuh 35,06 persen menjadi Rp679,24 triliun.

Bahkan secara keseluruhan, dana kelolaan investasi menembus Rp1.007,65 triliun tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Pertumbuhan ini didorong oleh dominasi produk yang relatif stabil seperti reksa dana pendapatan tetap dan pasar uang.

Kondisi ini mencerminkan bahwa sebagian besar investor, terutama pemula, masih cenderung berhati-hati dalam mengambil risiko.

Saat Generasi Muda Mulai Melek Investasi: Reksa Dana Kian Dilirik
Empat pembicara berfoto bersama usai melakukan sosialisasi pada SOSEDU APRDI 2026 bagi wartawan di Ruang Auditorium Lantai 2 Kantor OJK Provinsi Sulsel Sulbar, Kamis (16/4/2026)/ EPL

Namun di balik itu, tersimpan optimisme. Reksa dana saham justru mencatatkan imbal hasil tertinggi sebesar 17,23 persen, seiring penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tumbuh 22,13 persen sepanjang tahun.

Lebih menarik lagi, profil investor Indonesia kini semakin muda. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor telah mencapai 19,2 juta single investor identification (SID) pada akhir 2025, dengan lebih dari separuhnya berasal dari generasi di bawah 30 tahun.

Fenomena ini menandai perubahan besar: investasi bukan lagi milik kalangan tertentu, melainkan mulai menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda.

Saat Generasi Muda Mulai Melek Investasi: Reksa Dana Kian Dilirik
Foto bersama puluhan awak media di Makassar pada kegiatan SOSEDU APRDI 2026 bagi wartawan di Ruang Auditorium Lantai 2 Kantor OJK Provinsi Sulsel Sulbar, Kamis (16/4/2026)/ EPL

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, melihat tren ini sebagai peluang sekaligus tantangan.