Terkini, Makassar — Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran perempuan dalam pembangunan.
Ketua TP PKK Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, menekankan bahwa perempuan masa kini harus mandiri serta mampu memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor kehidupan.
Menurutnya, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tidak boleh berhenti sebagai simbol, tetapi harus terus dihidupkan dalam aksi nyata.
“Kartini adalah simbol perjuangan perempuan dari kegelapan menuju terang benderang. Saat ini perempuan sudah semakin maju dan mandiri. Olehnya itu, semangat emansipasi yang diperjuangkan Kartini harus terus kita kobarkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Tim Penggerak PKK Kota Kendari terus berperan aktif dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program strategis.
Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi, edukasi, pelatihan, hingga pembinaan yang menyasar peningkatan kualitas hidup perempuan.
Program PKK tidak hanya berfokus pada pola hidup bersih dan sehat, tetapi juga pada penguatan ekonomi keluarga.
Perempuan didorong untuk terlibat dalam sektor UMKM, pendidikan, serta pengembangan potensi diri agar mampu mandiri secara ekonomi.
“PKK juga mengajak para ibu untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga yang sehat dan bergizi. Ini bagian dari upaya menjadikan perempuan sebagai agen perubahan yang melahirkan generasi unggul di masa depan,” jelasnya.
Namun demikian, ia mengakui perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari diskriminasi, kesenjangan upah, hingga beban ganda antara pekerjaan dan urusan rumah tangga.










