Terkini.id,Makassar - Kehadiran OYO yang mengklaim diirnya sebagai operator hotel dengan konsep virtual online kini sudah menuai sorotan dari pengguna jasa perhotelan. Hal ini disebabkan karena seringnya tamu complaint tentang standar kebersihan, kelengkapan ammenities dalam kamar hingga keramahtamahan yang selama ini menjadi nilai jual di setiap hotel.
Anehnya lagi karena beberapa tamu yang menyampaikan keluhannya kepada petugas penerima tamu seperti yang terjadi baru-baru ini di salah satu hotel di wilayah sekitar Panakukkang Makassar. Dimana petugas hotel tidak bisa memberikan solusi karena ternyata standar pengelolaan hotel tersebut telah diambil alih oleh operator OYO. Petugas hanya bisa menyampaikan permohonan maaf dengan alasan harganya murah.
Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata kamar tersebut telah digunakan oleh tiga tamu yang berbeda dalam satu hari dan tidak dilakukan penggantian handuk, seprei dan kelengkapan kamar mandi sehingga ditengarai sebagian besar pasangan-pasangan pelaku maksiat yang selama ini menjadi incaran petugas beralih menggunakan fasilitas OYO, REDDOORZ, maupun Airy Rooms
Selain itu, kehadiran oparator dengan konsp virtual account ini, diduga melanggar Kepmen No.53 tahun 2013 tentang standar usaha hotel, karena salah satu persyaratan yang merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh pengelola hotel sebelum menjalankan usahanya adalah SITU, SIUP, NPWP dan TDP.
Salah satu pimpinan hotel di kota Makassar angkat bicara terkait hal tersebut. Menurut General Manager Hotel MaxOne Makassar yang juga sebagai Wakil Ketua PHRI Sulawesi Selatan, M. Yusuf Sandy mengatakan bahwa mereka akan segera membahas masalah ini dan segera menyampaikan ke DPP PHRI Pusat karen diduga masalah ini sudah bukan lagi hanya masalah daerah tapi sudah menjadi masalah nasional.
“Kehadiran operator virtual account ini dikhawatirkan akan menimbulkan persaingan harga yang tidak sehat berkepanjangan sehingga boleh jadi akan membunuh hotel lainnya secara perlahan,” lanjut Pengurus IHGMA dan NCPI Sulsel tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi terkini.id mencoba menghubungi pihak OYO sejak pagi tadi, namun hingga siang ini belum ada jawaban resminya.