Terkini.id, Bogor - Tim peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tengah melakukan penelitian bioinformatika untuk menemukan senyawa yang berpotensi untuk melawan virus corona atau COVID-19.
Tim periset tersebut terdiri dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University dan Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University.
Dalam penelitian itu, IPB dibantu oleh peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Farmasi UI, dan Pusat Studi Biofarmaka Tropika (TropBRC).
Guru Besar Universitas IPB yang juga Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC) mengungkapkan bahwa senyawa yang berpotensi menangkal virus corona adalah golongan flavonoid yakni salah satunya hesperidin.
"Hesperidin ini disinyalir bisa memberikan perlindungan terhadap mikroba dan virus," ungkap Irmanida Batubara, seperti dilansir dari Liputan6, Selasa, 31 Maret 2020.
Senyawa Hesperidin tersebut, kata Irmanida, banyak ditemukan di kulit buah jeruk.
"Jadi selama berdiam di rumah, kita dapat membuat jus jeruk dan jangan lupa untuk ditambah sedikit kulit jeruk yang sudah dicuci bersih. Memang akan terasa sedikit pahit. Nah tahanlah sedikit rasa pahit ini karena ini menunjukkan hesperidin ada di dalamnya," ujarnya.
Irmanida juga menganjurkan, bagi mereka yang kurang sanggup mengonsumsi pahit bisa membuat infus water dari jeruk beserta kulitnya.
"Beberapa senyawa dari kulit jeruk akan larut dalam air sehingga juga terkonsumsi oleh kita," ujarnya.
"Semua jenis jeruk mengandung hesperidin. Jadi tidak harus jeruk buah, kita juga bisa memanfaatkan kulit jeruk nipis, jeruk lemon dan varietas jeruk lainnya," sambungnya
Namun, sebelum dikonsumsi masyarakat diminta untuk mencuci bersih jeruk tersebut terlebih dulu agar tidak menimbulkan penyakit lainnya.










