Usai memperbolehkan hal tersebut, Panji Gumilang bergegas menuju ke kantor polisi untuk meminta izin
“‘Syekh jangan Syekh, rawan ini. Jakarta begini-begitu’. Bukan Syekh yang melarang,” tuturnya.
“Ah sudah taruhannya Panji Gumilang. Ada jarum jatuh saja yang sifatnya negatif, tanggap Panji Gumilang. Kalo perlu, polisi ikut di sini. Akhirnya terjadi dan berjalan lancar,” ucapnya.
Lebih lanjut, selama perayaan natal berlangsung, Panji Gumilang tmengaku urut menyanyikan lagu umat Kristen.
“Saya nyanyi tidak harus menjadi Nasrani. Bisa menyanyi Nasrani tapi tidak perlu menjadi Nasrani,” ungkapnya.
“Anda Natalan di Ma’had Al Zaytun, tidak harus jadi Islam. Inilah hidup bersama namanya, sekalipun banyak yang menentang,” imbuhnya.










