Ombudsman Makassar Terima Keluhan Warga di 3 Kelurahan Ihwal Urgensi Pengadaan Kontainer

Ombudsman Makassar Terima Keluhan Warga di 3 Kelurahan Ihwal Urgensi Pengadaan Kontainer

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Ketua Ombudsman Kota Makassar Andi Ihwan Patiroy menerima sejumlah keluhan warga terkait pengadaan kontainer Makassar Recover.

"RT/RW banyak mengeluhkan pengadaan kontainer. Ada tiga kelurahan mengeluhkan itu. Kelurahan Karunrung, Kelurahan Bontoala sama satu lagi kelurahan di Kecamatan Wajo," ungkap Ihwan, Senin, 1 November 2021.

Ihwan menyebut mayoritas warga mempertanyakan urgensi pengadaan kontainer yang fungsinya dinilai serupa dengan fungsi fasilitas layanan kesehatan atau fasyankes.

"Kondisi ruang pelayanan dan aula pertemuan di wilayah mereka itu tidak representatif, sehingga mereka berpikir kenapa tidak diadakan saja ruang pertemuan dan kegiatan Makassar Recover dipusatkan di situ. Tidak usah ada kontainer," jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Nursaidah Sirajuddin yang dikonfirmasi berujar, fasyankes, khususnya puskesmas yang ada saat ini hanya berjumlah 47 dan belum tersebar merata di setiap kecamatan.

Sehingga, kata dia, kehadiran kontainer dapat mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat sebab diletakkan di setiap kelurahan.

"Tujuannya itu bagaimana mendekatkan pelayanan apapun ke masyarakat. Walaupun memang ada fasyankes, puskesmas, tapi dalam satu kecamatan hanya ada beberapa puskesmas," ucap Ida, sapaan akrabnya.

Selain menjadi pusat vaksinasi di kelurahan, kontainer tersebut juga bakal difungsikan sebagai lokasi Posyandu (pos pelayanan terpadu) maupun Posbindu (pos pembinaan terpadu) di kelurahan.

"Karena kita ada aturan dari Kementerian Kesehatan, apabila suatu kota berada dalam zona merah dan orange, tidak boleh dilakukan dulu Posyandu dan Posbindu. Sekarang kita di zona kuning, jadi sudah mulai jalan Posyandu dan Posbindu. Salah satu tempatnya nanti di kontainer itu," jelasnya.

Tak sampai di situ, kata dia, kontainer juga bakal digunakan untuk sejumlah kegiatan masyarakat yang bakal dipetakan oleh masing-masing Camat dan Lurah meski pengadaannya memang belum rampung 100 persen.

"Beberapa kegiatan masyarakat juga akan di-maping oleh Camat dan Lurah. Adapun sekarang pemanfaatannya belum maksimal karena beberapa masih pembenahan," pungkasnya.