Mendukung Penghina Nabi Muhammad, Pria Asal India Ini Tewas Dipenggal Dua Orang

Mendukung Penghina Nabi Muhammad, Pria Asal India Ini Tewas Dipenggal Dua Orang

Nunik Listari

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta- Kabar mengejutkan datang dari India, pasalnya penjaga toko jahit, Kanhaiya Lal, tewas dipenggal dua orang pada Selasa 28 Juni 2022 saat siang hari. Melalui unggahan video, kedua pelaku mengaku telah membunuh pria tersebut lantaran ia mendukung Nupur Sharma dalam akun sosial medianya.

Dilansir dari Inews.com saat ini kedua pelaku tersebut sudah ditangani oleh polisi di daerah Bheem, Distrik Rajsamand pada Selasa malam.

Hasil penyelidikan membuktikan bahwa postingan korban pada saat itu diunggah oleh anaknya yang berusia delapan tahun. Dalam postingan itu, korban mendukung Nupur Sharma selaku Juru Bicara (Jubir) Partai Bharatiya Janata.

Kedua pelaku melakukan aksinya dengan menyerang pisau kepada korban, video tersebut kemudian ramai di media sosial.

Video lainnya juga di unggah oleh kedua pelaku tersebut, pada video itu pelaku mngatakan pengakuannya telah membunuh penjega toko jait lantaran mendukung penghina Nabi Muhammad. Selain itu, kedua pelaku juga mengancam Perdana Menteri (PM) Narendra Modi dan Nupur Sharma.

Pada video ketiga yang diunggah pada Jumat 17 Juni 2022, pelaku mengatakan niatnya untuk melakukan tindakan pembunuhan.

Sebelumnya, Nupur Sharma membagikan video yang berisikan pernyataan penghinaan kepada Nabi Muhammad.

Mendukung Penghina Nabi Muhammad, Pria Asal India Ini Tewas Dipenggal Dua Orang
Nupur Sharma hina Nabi Muhammad (Screenshot @nupursharma_bjp)

Tidak hanya itu saja, ratusan orang juga tertangkap karena melakukan pemrotesan terkait kasus penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Akibat video yang diunggah oleh Nupur Sharma, ia mendapatkan skors partai tersebut setelah membuat pernyataan menghina Nabi Muhammad selama debat TV langsung.

pernyataan video tersebut membuat banyak muslim dari negara lain ikut memprotes diplomatic terhadap pemerintahan India, Qatar, dan Kuwait.