Melihat Lagi Keterlibatan Ibas Putra SBY di Proyek Hambalang

Melihat Lagi Keterlibatan Ibas Putra SBY di Proyek Hambalang

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Partai Demokrat versi Moeldoko terus melancarkan serangan ke Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Serangan terakhir yang mereka lakukan adalah menggelar konferensi pers di Lokasi Wisma Hambalang yang mangkrak.

Dalam konferensi pers tersebut, sejumlah tokoh dan pendiri partai Demokrat versi Moeldoko muncul meramaikan acara.

Mereka seperti Max Sopacua, Hency Luntungan, hingga Darmizal.

Mereka sengaja menggelar konferensi pers untuk mengingatkan bahwa kasus korupsi yang membuat proyek hambalang mangkrak, adalah momentum di mana elektabilitas Partai Demokrat terjun bebas.

Max Sopacua mengungkapkan, pemilihan Hambalang adalah untuk mengingatkan semuanya tentang peristiwa bersejarah tersebut.

Kasus korupsi tekait Hambalang itu menyeret sejumlah nama Partai demokrat, mulai dari Anas Urbaningrum, Nazaruddin, Andi Mallarangeng hingga Angelina Sondakh.

Nama terakhir yang sempat dituding ikut terlibat adalah putra Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Edhy Baskoro Yudhoyono atau Ibas. Namun, penyelidikan untuk Ibas tidak dilakukan.

Untuk diketahui, pada 2014 silam, salah satu saksi kasus korupsi Hambalang, yakni Yulianis membocorkan adanya dana Grup Permai (Perusahaan milik Nazaruddin) ke Sekjen Partai Demokrat saat itu, Eddie Baskoro Yudhoyono saat konfres Partai Demokrat apda Mei 2010 di Bandung.

Kemudian, pada Sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dengan terdakwa Anas Urbaningrum, Yulianis yang merupakan Mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Group, kembali menyebutkan bahwa Ibas menerima uang bersama Andi Alifian Mallarangeng.

Yulianis mengungkapkan bahwa mantan bosnya, Nazaruddin memberir uang kepada Ibas serta Mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng masing-masing USD 200 ribu.

"Sebelum kongres, Nazaruddin juga ngasih (uang) ke Andi, terus kasih juga ke Ibas," beber Yulianis dikutip dari jpnn.