Panda Nababan Ceritakan Pertemuan Tanpa Dialog Dengan SBY

Panda Nababan Ceritakan Pertemuan Tanpa Dialog Dengan SBY

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Politikus senior PDIP Panda Nababan menceritakan pertemuan tanpa dialog yang ia lakukan ketika bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pertemuan antara SBY dan Panda Nababan awalnya terjadi atas permintaan Megawati Soekarnoputri.

Ketika itu Megawati Soekarnoputri ingin meminta klarifikasi terkait ucapan SBY tentang dirinya di berbagai media nasional.

Mulanya, Megawati Soekarnoputri mengutus tiga orang untuk menemui SBY di Istana Negara. Tiga orang yang dimaksud yaitu Panda Nababan, Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung.

Kemudian Ketua Umum PDIP itu merubah keputusannya dengan hanya mengutus Panda Nababan menuju ke Istana Negara untuk menemui SBY.

Menurut Panda Nababan, alasan Megawati Soekarnoputri mempercayainya lantaran background dirinya yang seorang wartawan.

"Berangkatlah aku sendiri ke istana dan ketemulah aku dengan SBY. Aku sampaikan semua pertanyaan, satupun tidak ada yang dia jawab. Dia cuma bersandar melihat langit-langit. Waduh dramatis pertemuannya, mencekam tidak ada dialog," ujar Panda Nababan, dikutip dari saluran YouTube Bang Panda, Jumat 25 November 2022.

Setelah bertemu dengan SBY dan waktu menunjukkan pukul tengah malam, Panda Nababan memutuskan untuk pulang ke rumahnya.

Lalu pada hari berikutnya, Panda Nabanan terbang ke Bali untuk bertemu dengan Megawati Soekarnoputri dan melapor hasil pertemuannya dengan SBY.

"Reaksi Megawati, 'kan bener, mana berani dia terbuka ke saya'. Apa yang saya ceritakan tadi, saya tuangkan dalam buku otobiografi saya," katanya.

Panda Nababan Ceritakan Pertemuan Tanpa Dialog Dengan SBY
Potret Senyuman SBY Ketika KPU Memutuskan Dirinya Berhasil Mengalahkan Megawati Dalam Pemilu 2004 (youtube.com/AP Archive)

Panda Nababan menjelaskan kalau sebenarnya sudah berbagai cara ditempuh untuk mengembalikan hubungan harmonis antara Megawati dan SBY.

SBY bahkan pernah mengirim teman-temannya untuk mendatangi Megawati Soekarnoputri agar terjadi perdamaian antara kedua belah pihak.

Namun sayangnya, upaya SBY dan Megawati tidak juga menemui titik tengah.

Panda Nababan kemudian membocorkan soal strategi Megawati dalam mencoba berbaikan dengan SBY.

“Suatu ketika, Megawati mengumpulkan kami. Taufiq suaminya, Pramono Anung, Tjahjo Kumolo dan saya di rumah Teuku Umar. Dia meminta saya untuk bertemu SBY," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, suami Megawati Soekarnoputri, Taufiq Kiemas menawarkan diri sebagai pihak yang menjumpai SBY di Istana Negara.

Tetapi, Megawati tidak setuju dengan usulan dari Taufiq Kiemas.

"Wah nggak, kalau mau ketemu saya harus ada klarifikasi dulu, “ ucapnya menirukan omongan Megawati Soekarnoputri

"Kalau ndak, aku aja," sambungnya menirukan perkataan Taufiq Kiemas.

"Wah ndak. Kalau kau yang pergi, sama saja dengan diriku,” respon Megawati terkait usulan Taufiq Kiemas.

Beberapa saat kemudian, Megawati menyusun lima pertanyaan yang nantinya disampaikan ke SBY untuk dijawab secara langsung.

“Apakah benar dia (SBY) pernah mengatakan, saya ini sudah di comberan tapi diwongke sama mbak Mega, kemudian ada juga pertanyaan bahwa betul dia pernah mendatangi Mega menanyakan mbak Mega apakah bersedia menerima dia sebagai calon Wakil Presiden,” isi pertanyaan Megawati ke SBY.

Sebagai informasi, keretakan hubungan antara Megawati dan SBY sudah terjadi sejak tahun 2003.

SBY yang dalam kabinet Megawati menjabat sebagai Menko Polhukam mengumumkan akan menjadi pesaing ibu dari Puan Maharani ini dalam pemilihan presiden.

Pada saat itu Sudi Silalahi selaku Sekretaris Menko Polhukam mengungkapkan alasan SBY maju sebagai Capres karena merasa selalu dikucilkan oleh Istana Negara.