Makam Brigadir J Dijaga dan Dipasang Garis Polisi Jelang Autopsi Ulang, TNI Jendral Andika Perkasa Mengaku Pihaknya Siap Membantu

Makam Brigadir J Dijaga dan Dipasang Garis Polisi Jelang Autopsi Ulang, TNI Jendral Andika Perkasa Mengaku Pihaknya Siap Membantu

Joice Gebrilla

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pada 22 Juli 2022 Sejumlah warga yang berasal dari sebuah organisasi kemasyarakatan melakukan penjagaan di pemakaman umum di desa Sukamakmur, Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi yang menjadi lokasi pemakaman Brigadir J yang meninggal dalam baku tembak di kediaman Kadiv Propam Mabes Polri.

Di lokasi makam juga dipasang penerangan, rencananya sekitar 4 orang akan menjaga makam hingga proses autopsi ulang selesai dilaksanakan. Penjagaan ini untuk menjamin keamanan di sekitar lingkungan pemakaman, melansir dari Kompas.com.

Makam Brigadir J di Muaro Jambi dipasang garis polisi menjelang autopsi ulang yang akan dilakukan pada Rabu 27 Juli 2022 pukul 10.00 WIB. Autopsi dilakukan untuk mengusut ulang kematian Brigadir J.

Beberapa persiapan sudah dilakukan di lokasi makam. Area sekitar makam keluarga itu sudah dibersihkan. Bahkan alat berat yang dikerahkan untuk merapihkan lokasi itu.

Pihak keluarga berharap adanya titik terang dalam kasus ini.

Kamaruddin yaitu pengacara keluarga Brigadir J berharap agar semua dapat memberikan informasi sekecil apapun untuk dianalisa.

"Karena informasi apapun sangat berarti, maka apapun itu akan kami tampung untuk kami analisa. Karena segala apa pun informasi dari masyarakat maupun kerabat akan kami tampung untuk kami analisa nantinya," ujar Kamaruddin melansir dari Detik.com.

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengaku pihaknya siap membantu autopsi ulang jenazah Brigadir J. TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan salah satu dokter dari RSAD, yaitu dokter F dipilih oleh Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia untuk ikut dalam autopsi ulang.

Pernyataan itu disampaikan Andika dalam tanya jawab bersama wartawan Mabes TNI, Cilangkap, Jawa Timur pada minggu 24 Juli 2022.

Warganet juga dibuat penasaran akan kasus Brigadir J ini.

"Wow! Is there something big inside this case?" cuitan @MariaAlcaff di Twitternya.