Terkini.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani di Bali.
Pertemuan yang dilakukan keduanya dicurigai sebagai upaya melobi wacana penundaan Pemilu 2024 mengingat bahwa Luhut tergolong pihak yang mendukung wacana tersebut.
Direktur Lokataru, Haris Azhar menyebut hal ini sebagai bentuk lobi-lobi di sektor penguasa.
Haris Azhar menilai upaya-upaya semacam ini akan terus digulirkan guna memuluskan wacana penundaan Pemilu yang mereka kehendaki.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk terus menyuarakan penolakan. Sebab jika tidak, maka nilai demokrasi di Indonesia akan semakin tergerus.
"Setelah satu periode satu lagi, habis itu anaknya atau siapanya kayak gitu-gitu," katanya.
"Kalau solidaritas aksi meredup, takut dan kalah pada buzzer, tahanan dan soal panggilan. Ya kita sudah innalillahi maka kita akan diperbudak sama rezim oligarki," sambungnya.
Bergulirnya wacana penundaan Pemilu 2024 ini menuai banyak komentar. Salah satunya dari Hasyim Asy'ari, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)










