“Wakil Bupati yang punya nama hanya dimanfaatkan untuk memperoleh suara saja, beliau berdua (Sahrul Gunawan dan Lucky Hakim) ini pengen kerja jujur,” lanjutnya.
Sementara itu, akun Twitter ini mengungkit status Bupati Indramayu Nina Agustina yang merupakan anak dari mantan Kapolri RI Dai Bachtiar.
Akun itu berpendapat sudah menjadi tradisi bahwa ‘penguasa’ Indramayu harus berasal dari keluarganya sendiri.
“Bupati Indramayu prinsipnya agak lain, prinsipnya dari dulu, kalau sudah lengser, nggak boleh putus, harus keluarga yang nerusin,” ucapnya.
“Ini dari zaman Pak Yance di periode 1, makanya jadi bobrok semua karena niat menguasai harta bukan ngabdi,” sambungnya.
“FYI bupati ini anaknya Dai Bachtiar mantan Kapolri 2005,” paparnya.
Tidak hanya itu, akun tersebut membeberkan sikap Nina Agustina kepada Lucky Hakim selama ini.
“Bu Nina ini nggak ada pengalaman di birokrasi, setiap wakilnya bikin kegiatan Bu Nina langsung geram,” ungkapnya.
“Banyak kegiatan Lucky Hakim yang dijadiin spanduk dicopot sama Bu Nina,” jelasnya.
“Bu Nina ini diibaratkan emak-emak yang taunya cuma belanja di mall, ga paham ngurus pemerintahan,” imbuhnya.










