Pada hari kedua OJK menyampaikan juga bahwa Literasi keuangan menjadi life essential skill yang harus dimiliki setiap orang sehingga dapat mendorong inklusi keuangan yang lebih luas.
Seiring pesatnya perkembangan teknologi di sektor keuangan, literasi keuangan menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami oleh masyarakat termasuk para generasi muda.
“OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat telah melakukan berbagai kegiatan literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat dengan berbagai segmen sasaran di sepanjang tahun 2024 dengan total 1.304 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 126.174 orang"tutur Darwisman.
Sedangkan Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar,Dian Anggriani Utina juga menyampaikan dengan edukasi keuangan diharapakan adik-adik pelajar dapat waspada dan bijak untuk mengelola keuangannya dan tidak lupa untuk menabung.
"Begitu pula dengan pelaku UMKM yang hadir diharapkan akan lebih bijak dan cerdas dalam pengaturan keuangan pribadi maupun usaha," ujarnya.
Acara yang digelar dalam dua hari ini juga mendorong peningkatan inklusi keuangan dengan pembukaan rekening simpanan pelajar dan juga penyaluran Kredit Usaha Rakyat di berbagai sektor.










