Terkini.id, Makassar - Sirajuddin
Kepala Bidang Lalulintas, Angkutan Laut, Operasi dan Usaha Kepelabuhanan
Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar mengatakan, KM Lambelu disandarkan di Dermaga Hatta Pelabuhan Peti Kemas Kota Makassar. Untuk memudahkan pengawasan dan pemantauan aktivitas Anak Buah Kapal (ABK) dan Mitra Pelni di atas kapal.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PT PELNI (Persero) melakukan karantina pada KM Lambelu sebagai bentuk tindaklanjut dari pemberlakuan portstay kapal di Pelabuhan Makassar.
Langkah ini diambil berdasarkan hasil pemeriksaan sampel terhadap 42 petugas kapal dan adanya indikasi terpapar Virus Corona tanpa gejala pada 24 orang petugas kapal.
Keputusan menyandarkan kapal di dermaga diambil, setelah rapat bersama dengan berbagai pihak. Untuk memudahkan petugas melakukan pengisian BBM, air tawar, logistik dan keperluan lain.
Juga memudahkan petugas KKP Kelas I Makassar dan Dinas Kesehatan dalam pengambilan sampel (swab) terhadap sejumlah ABK yang belum diperiksa.
"Kapal disandarkan di ujung selatan Dermaga Hatta. Setelah KM Lambelu bersandar akan dibuat posko pengamanan," kata Sirajuddin, Selasa 14 April 2020.
Posko terdiri dari Personil Kantor OP Utama Makassar, Personil Kantor Kesyahbandaran Makassar, Personil Polres Pelabuhan Makassar, Personil POMDAM XIV Hasanuddin, Personil TNI AL Lantaman VI Makassar, Personil Koramil Wajo, Satuan Pengamanan PT Pelni Makassar dan PT Pelindo 4.
"Setelah melalui evaluasi dan pertimbangan bahwa dalam beberapa hari pelabuhan pada posisi zona karantina. Pengawasan dan pemantauan kurang efektif dan dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," ungkap Sirajuddin.










