Khawatirkan Kondisi Indonesia, Sri Mulyani Minta Masyarakat Tetap Waspada

Khawatirkan Kondisi Indonesia, Sri Mulyani Minta Masyarakat Tetap Waspada

Helmi Yaningsi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merasa khawatir melihat kondisi masyarakat Indonesia. Ia mengkhawatirkan lonjakan kasus Covid-19 yang diikuti dengan mobilitas masyarakat di Indonesia yang kembali normal.

Menurut Sri Mulyani, di beberapa negara menunjukkan kasus aktif meningkat. Misalnya di Inggris, setelah penularan Varian Delta pasien positif mencapai 30.000 jiwa.

Hal serupa juga terjadi di Rusia, yang saat ini kata Sri Mulyani tengah mengalami kenaikan maksimal.

Selanjutnya ada Prancis yang juga mengalami hal serupa. Kasus aktif di negara dengan icon Menara Eiffel tersebut kembali meningkat. Bahkan Italia, yang baru saja menjadi tuan rumah penyelenggaraan Presidensi G20 juga mengalami kenaikan.

"Hari ini kita (Indonesia) baik, tapi jangan terlena. Mendekati natal dan libur tahun baru, harus ekstra hati-hati. Karena setiap kali ada kenaikan (dari negara lain) menimbulkan setback (dampak) kepada masyarakat dan perekonomian," ujarnya dalam CEO Networking 2021, Selasa 16 Oktober 2021.

Meskipun di Indonesia saat ini sudah melandai, Sri Mulyani ingin agar masyarakat terus waspada. Apalagi warga negara dari seluruh dunia saat ini sudah mulai melakukan traveling lagi.

"Apalagi masyarakat dunia sudah mulai mobile (beraktivitas) lagi, mulai terbang kemana-mana, mulai mengunjungi antar negara. Ini artinya terjadi kemungkinan mutasi dan penularan masih terus kita waspadai," ujarnya lagi.

Belum lagi saat ini mobilitas masyarakat di Indonesia sudah seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Lebih lanjut Sri Mulyani menjelaskan, mobilitas masyarakat pada Kuartal III-2021, terutama pada Oktober 2021 ini sudah melebihi sebelum situasi sebelum pandemi Covid-19 pada Februari 2020.

"Mobilitas masyarakat kita sudah kembali pre pandemi Covid-19, terutama di daerah-daerah, seperti ritel, rekreasi, grocery, itu bahkan sudah sangat pick up (tinggi)," ujarnya, yang dilansir dari Kompas.

Meski demikian, Sri Mulyani mengklaim, pemerintah akan terus mewaspadai kasus pandemi Covid-19 di tanah air.

"Setiap minggu kita selalu rapat melihat kasus covid. Termasuk akselerasi dari vaksinasi yang kita lakukan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa, pemerintah terus berkomitmen menjalankan kebijakan rem dan gas untuk mendukung efektivitas penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Kemudian pemerintah juga terus meningkatkan jumlah testing dan tracing meskipun saat ini kasus covid-19 telah melandai. Hal ini menunjukkan sifat harus tetap waspada terhadap berbagai kondisi.

"Meski covid-19 sudah melandai, namun kita harus tetap waspada, sehingga tetap siaga agar situasi penanganan covid-19 ini tidak meningkat saat liburan Nataru," ujarnya.