Kewalahan Layani Suami Usai Pakai Perangsang, Wanita Ini Lapor Polisi

Kewalahan Layani Suami Usai Pakai Perangsang, Wanita Ini Lapor Polisi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Seorang wanita melaporkan sang suami ke polisi lantaran kewalahan melayani nafsu seks suaminya yang meninggi usai memakai ramuan perangsang.

Kejadian istri lapor suami gegara hal unik tersebut terjadi di Provinsi Chachoengsao, Thailand.

Wanita berusia 43 tahun itu mempolisikan suaminya karena sang suami meminta dilayani berhubungan intim tujuh kali dalam sehari.

Nafsu suaminya yang meninggi tersebut bermula saat suami dari wanita itu memakai ramuan perangsang tradisonal yang terbuat dari kelapa.

Wanita yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan, sebelumnya ia merasa senang karena sang suami tahan lama di ranjang.

Hal itu menurutnya, lantaran dirinya sudah lama tak berhubungan intim dengan suaminya tersebut sebelum sang suami menemukan ramuan perangsang dari air kelapa itu.

Ternyata, kata wanita itu, ramuan tersebut bisa membangkitkan libido sang suami. Namun, hasrat seksual suaminya usai mengonsumsi ramuan perangsang itu tak berhenti dalam sehari dan terus memakai perangsang dari air kelapa tersebut.

Wanita itu pun lantas mengaku kewalahan dengan permintaan suaminya yang terus menerus meminta istrinya itu untuk berhubungan intim.

"Menyelesaikan dua putaran tak cukup untuknya. Jika dia belum puas, dia masih meminta tiga hingga empat kali lagi setelahnya. Bahkan setelah beberapa hari melakukannya, dia selalu meminta lagi sebelum tidur," ungkap wanita tersebut, Rabu 17 Februari 2021 seperti dikutip dari Kompas TV.

Lantaran tak sanggup melayani permintaan sang suami yang libidonya meninggi usai memakai ramuan perangsang, wanita itu pun lantas melaporkan suaminya itu ke polisi setempat.

Usai berbicara dengan polisi, wanita tersebut akhirnya memilih pulang ke rumah dan menyelesaikan masalah itu bersama sang suami.

Kendati demikian, kejadian tersebut sudah terlanjur diketahui masyarakat Thailand. Alhasil, warga pun ramai-ramai mendatangi penjual air kelapa setempat untuk membeli ramuan perangsang tradisional itu.