Kenapa Bunyi Kentut Tiap Orang Berbeda-beda? Ternyata Ini Jawabannya

Kenapa Bunyi Kentut Tiap Orang Berbeda-beda? Ternyata Ini Jawabannya

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id - Anda mungkin pernah sesekali menahan kentut saat sedang dikelilingi banyak orang. Bukan cuma takut tiba-tiba muncul bau busuk, tapi juga khawatir jika nanti suaranya akan terdengar keras sampai menarik perhatian. Pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa suara kentut orang bisa berbeda-beda? Ada yang keras, pelan, bahkan tidak terdengar sama sekali. Temukan jawabannya lewat ulasan berikut ini.

Sekilas tentang kentut

Buang angin sering dianggap sebagai aktivitas yang memalukan. Padahal, kentut adalah suatu hal yang normal dilakukan oleh semua orang. Kentut adalah proses alami tubuh yang menunjukkan bahwa sistem pencernaan kita berfungsi baik. Menurut seorang ahli gastroenterology dari Universitas of Michigan Medicine Gastroenterology Clinic, rata-rata manusia menyimpan sekitar 1.5 liter gas pada saluran pencernaanya setiap hari. Biasanya, rata-rata manusia akan kentut dalam sehari sebanyak 14 sampai 23 kali dan cenderung nggak berbau. [caption id="attachment_142423" align="alignnone" width="600"]Kenapa Bunyi Kentut Tiap Orang Berbeda-beda? Ternyata Ini Jawabannya Ilustrasi bau kentut[/caption]

Suara kentut berbeda-beda

Anda mungkin sudah tahu bahwa bau kentut dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi sebelumnya. Jika Anda baru saja makan kacang polong, lobak, sawi, atau nangka muda, maka tak heran jika Anda akan langsung kentut karena semua makanan tersebut mengandung gas tinggi. Berbeda dengan itu, suara kentut ditentukan oleh seberapa cepat dorongan gas-gas dari dalam perut untuk keluar. Selain itu, ukuran dan bentuk lubang anus juga menentukan suara kentut Anda. Sama halnya seperti bermain suling. Semakin kecil dan sedikit lubang suling yang terbuka maka akan menghasilkan nada yang tinggi dan melengking. Sedangkan jika semua lubang suling terbuka, maka suara yang dihasilkan rendah dan besar. Begitu juga dengan kentut. Ketika menahan kentut, lubang anus akan dipaksa untuk menutup sehingga gas akan keluar sedikit demi sedikit. Akibatnya, kentut yang akan berbunyi nyaring dan keras. Sementara jika Anda lebih rileks, maka lubang anus akan terbuka lebar dan membuat gas lebih mudah keluar. Suara yang dihasilkan pun cenderung lebih kecil dan bahkan bisa juga tidak terdengar sama sekali. [caption id="attachment_142422" align="alignnone" width="480"]Kenapa Bunyi Kentut Tiap Orang Berbeda-beda? Ternyata Ini Jawabannya Ilustrasi kentut[/caption] Maka itu, posisikan diri Anda serileks mungkin. Semakin Anda tenang, otot-otot bukaan anus juga akan ikut rileks. Dengan begitu, udara dari dalam perut akan lebih mudah keluar tanpa menimbulkan bunyi yang mengganggu. Keras atau pelannya suara kentut juga dipengaruhi oleh kecepatan gas yang keluar dari tubuh. Semakin cepat udara keluar dari tubuh Anda, maka otot-otot anus akan semakin tertekan dan membuka dengan cepat. Hati-hati, hal ini menyebabkan suara kentut terdengar lebih nyaring dan keras. Nah, itulah penjelasan ilmiah mengapa suara kentut tiap orang berbeda-beda. Semoga bermanfaat!